Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports pada tahun ini melanjutkan program pengembangan di 4 bandara sebagai bagian dari transformasi Premises.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengungkapkan program pengembangan dijalankan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

“Esensi dari transformasi adalah terus bergerak dan berubah untuk lebih baik. Transformasi InJourney Airports tidak pernah berhenti, melainkan terus dilakukan berkelanjutan untuk peningkatan standar pelayanan kepada pengunjung bandara dan penumpang pesawat.”

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengembangan bandara menjadi bagian transformasi Premises untuk menghadirkan infrastruktur dan fasilitas yang berfokus pada customer experience di bandara,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

Mohammad R. Pahlevi menuturkan, pengembangan dua bandara tersibuk di Indonesia yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat menciptakan standar layanan terbaik yang bisa diimplementasikan bandara-bandara lainnya.

“Layanan di dua bandara tersebut dapat menjadi standar bagi bandara-bandara lainnya. Pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta memenuhi standar global sehingga dapat meningkatkan posisi kedua bandara dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia,” jelas Mohammad R. Pahlevi.

Pengembangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai antara lain tahun ini dilakukan di terminal penumpang untuk peningkatan kapasitas menjadi 32 juta penumpang/tahun, setelah sebelumnya di sisi darat. Adapun setelah terminal penumpang, peningkatan kapasitas akan dilakukan di sisi udara.

Pengembangan di terminal ini mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, mencakup pembangunan penghubung pier (connecting pier), penataan lansekap dan area kursi tunggu (boarding seat area), serta perluasan dan beautifikasi fasilitas umum.

Selain itu, dilakukan revitalisasi fasilitas penunjang dan pelayanan, yaitu pada semi outdoor area komersial, area check in dan pintu keberangkatan (departure gate).

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga tengah dilakukan pembangunan jembatan penghubung (connecting bridge) antara Terminal Domestik dan Terminal Internasional.

“Optimalisasi di gate keberangkatan internasional akan semakin membuat penumpang merasa nyaman, begitu juga dengan adanya connecting bridge antara Terminal Internasional dan Terminal Domestik yang menyediakan jalur khusus bagi penumpang pesawat yang memiliki penerbangan lanjutan. Ini memangkas waktu untuk check in,” kata dia.

Sementara itu di Bandara Soekarno-Hatta, program pengembangan mencakup lanjutan beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A.

Beautifikasi Terminal 3 pada tahun ini dilakukan di seluruh fasad tenant komersial pada area keberangkatan, seluruh _boarding gate_ area keberangkatan, interior check in, serta fasilitas umum yakni toilet di area keberangkatan dan kedatangan.

Dilakukan juga penambahan fasilitas pada boarding lounge penerbangan internasional, yakni antara lain game corner.

Program pengembangan di Bandara Soekarno-Hatta yang juga tengah dijalankan adalah Revitalisasi Terminal 1A.

“Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

Revitalisasi membuat kapasitas Terminal 1A meningkat dari sebelumnya 5,7 juta penumpang/tahun menjadi 10 juta penumpang/tahun, dan nantinya dilengkapi dengan 36 unit konter check in atau bertambah dari sebelumnya 25 unit konter.

Penambahan conveyor belt juga dilakukan pada area pengambilan bagasi penumpang, dari 5 unit menjadi 7 unit sehingga dapat melayani 3.500 bagasi dalam waktu bersamaan. Area komersial diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari sebelumnya 4.400 meter persegi.

Revitalisasi Terminal 1A melanjutkan revitalisasi yang sudah selesai sebelumnya yakni di Terminal 2F dan Termianl 1C.

Pengembangan Bandara Minangkabau dan Bandara Depati Amir

Sementara itu di Bandara Minangkabau Padang antara lain mencakup pengembangan terminal.

Terminal baru seluas sekitar 47 ribu meter persegi yang dapat menampung 5,7 juta penumpang/tahun atau jauh lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya 2,7 juta penumpang/tahun.

Adapun dilakukan perluasan pada terminal baru untuk area kedatangan domestik dan internasional, lalu boarding lounge domestik dan internasional, serta area komersial, serta lansekap terminal.

Sementara itu, di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dilakukan pengembangan terminal menjadi seluas 30 ribu meter persegi yang berkapasitas 3 juta penumpang/tahun dari sebelumnya 1,5 juta penumpang/tahun.

Sejalan dengan pengembangan ini, dilakukan juga perluasan area check in, penataan area curbside, titik pemeriksaan keamanan atau security check point, penataan area komersial, pembaruan lansekap di dalam terminal, serta beautifikasi interior di seluruh area terminal.

InJourney Airports sebagai pengelola 37 bandara berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan di seluruh bandara untuk peningkatan pelayanan.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB