Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Jaktara.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Indonesia membangun kemandirian nasional di tengah dinamika global yang diwarnai konflik dan peperangan. Kemandirian pangan dan energi dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung pada negara lain.

“Di tengah dunia sekarang, dunia yang penuh dengan konflik, bahkan dengan perang-perang di mana-mana, ini membuktikan bahwa apa yang sudah lama saya utarakan, kita harus swasembada pangan, kita harus swasembada energi. Kita tidak boleh bergantung dengan bangsa lain,” ujar Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.

Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah memiliki cadangan pangan yang cukup. Pemerintah, menurut Presiden, juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan produksi akibat kondisi cuaca, termasuk El Nino dan kekeringan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah swasembada pangan sudah, cadangan pangan kita cukup. Langkah-langkah kita sudah antisipasi cuaca yang tidak baik, El Nino, kekeringan, kita siap,” ungkap Prabowo.

Selain pangan, Prabowo menyoroti kemajuan dalam upaya mewujudkan kemandirian energi nasional. Ia menyebut Indonesia sejak 1 Juli lalu tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri, dan kini mampu memenuhi kebutuhan solar melalui produksi dalam negeri.

Menurut Kepala Negara itu, salah satu kekuatan Indonesia dalam membangun kemandirian energi terletak pada kekayaan sumber daya alam, termasuk kelapa sawit. Komoditas tersebut tidak hanya dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, tetapi juga menjadi sumber energi untuk mendukung kebutuhan bahan bakar nasional.

“Dari mana? Dari kelapa sawit. Dari tanaman, Yang Maha Kuasa telah memberi karunia kepada kita. Yang saya katakan, kelapa sawit mungkin itu adalah tanaman ajaib. The miracle plant, the miracle crop,” ucap Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan pesan khusus kepada para santri dan santriwati Gontor. Kepala Negara mengajak generasi muda untuk optimistis melihat masa depan Indonesia sekaligus mempersiapkan diri mengambil estafet kepemimpinan dan melanjutkan perjuangan bangsa.

“Percaya, masa depan Indonesia baik, masa depan Indonesia cerah. Dan kalian santri, santriwati, anak-anakku sekalian, kalianlah yang akan ambil alih. Kalian yang akan meneruskan perjuangan kita,” tegas Prabowo.

Ia juga mengingatkan para santri agar kritis dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial. Menurut Prabowo, generasi muda harus menjaga semangat, keberanian, serta kepercayaan diri sebagai bangsa dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat melemahkan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

“Hati-hati. Jangan percaya semua yang ada di sosmed itu. Mereka ingin menurunkan semangat kita. Mereka ingin menurunkan keberanian kita. Mereka ingin menurunkan kepercayaan diri kita,” tutur dia.

Menutup sambutannya, Prabowo kembali menegaskan tekad Indonesia untuk tumbuh menjadi bangsa yang kuat dan mandiri. “Kita tidak mau jadi budaknya bangsa lain. Kita akan menjadi bangsa yang hebat. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” pungkas dia.

Berita Terkait

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya
Kepala BGN Copot 136 Kepala SPPG di Seluruh Indonesia, Ini Pemicunya!

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB