Pasokan BBM Terpenuhi, Bahlil Sebut Cadangan Minyak Nasional Cukup untuk 28 Hari

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Dok: BPMI Sekretariat Presiden)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Dok: BPMI Sekretariat Presiden)

Jaktara – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa stok energi di Indonesia dalam keadaan aman sekalipun beberapa negara stok energinya terdampak perang Amerika Serikat (AS) – Iran.

“Sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena, tetapi kita bersyukur kepada Allah, hari ini BBM di negara kita tercinta, baik bensin, solar, maupun LPG, terpenuhi dengan baik,” ujar Bahlil dipantau secara daring dari Kementerian ESDM Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa cadangan minyak Indonesia masih memenuhi standar minimal nasional yang berkisar di angka 21–28 hari. Ia menekankan, cadangan tersebut bukan berarti bahan bakar Indonesia akan habis dalam waktu 28 hari.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cadangan itu akan terus terisi kembali setelah minyaknya terdistribusi, sebab pemerintah mengoptimalkan fasilitas pengolahan minyak berupa kilang-kilang yang ada di Indonesia.

Bahlil juga menyampaikan pasokan minyak mentah yang nantinya akan diolah dalam kilang-kilang tersebut telah dipastikan dalam kondisi yang aman, sebab pemerintah sudah mencari alternatif impornya.

“Kita tahu bahwa 20 persen dari crude (minyak mentah) kita itu diambil dari Selat Hormuz. Sekarang, kami sudah ganti ke tempat lain dan pasokannya insyaallah sudah mulai membaik,” ujar Bahlil.

Pemerintah Filipina pada Selasa (24/3) menjadi negara pertama yang resmi mengumumkan keadaan darurat nasional akibat gangguan rantai pasok energi global menyusul konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan GMA News, Presiden Ferdinand Marcos Jr. telah menandatangani perintah eksekutif yang secara formal memberlakukan keadaan darurat dan mengaktifkan respons nasional untuk memulihkan kestabilan pasokan energi dan mencegah dampak ekonomi dari kenaikan harga bahan bakar.

Adapun Filipina mendatangkan hampir 26 persen dari kebutuhan energi nasionalnya dari kawasan Timteng, dengan total anggaran yang dihabiskan untuk energi Timteng pada 2024 mencapai 16 miliar dolar AS.

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB