Indonesia Teguhkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres.

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan yang dilakukan secara hybrid melalui konferensi video di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 9 Maret 2026.

“Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ucap Presiden.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan.

Menurutnya, eskalasi ketegangan di kawasan menjadi contoh nyata bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi yang penuh tantangan.

“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena. Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” katanya.

Sikap Indonesia yang tidak memihak blok manapun, menurut Presiden merupakan cerminan dari nilai kebangsaan Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

Prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan nasional juga tercermin dalam cara Indonesia membangun hubungan dengan negara-negara lain di dunia.

“Kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” ujarnya.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB