Pilot dan Kopilot Pesawat Perintis Meninggal di Papua Usai Ditembak

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan bahwa pilot dan kopilot pesawat perintis meninggal dunia diduga akibat ditembak di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan pesawat tersebut mendapat tembakan saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

“Pada (Rabu, 11/2) pukul 11.05 WIT pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu, sesaat setelah mendarat pesawat mengalami penembakan,” kata Lukman dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Lukman mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan terkait kejadian penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT. Smart Cakrawala Aviation rute penerbangan Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW).

Berdasarkan laporan awal, lanjut Lukman, pesawat yang ditembak tersebut merupakan penerbangan perintis FLT/no. Reg PK-SNR dengan Type A/C C208B Ex.

“Rute TMH-DNW (Koroway Batu) – TMH, jumlah crew/pilot dua, jumlah penumpang 12 dewasa dan 1 bayi,” ujarnya.

Pesawat tersebut dilaporkan berangkat pada pukul 10.38 WIT dari Bandar Udara Tanah Merah. Lalu pada pukul 11.05 WIT pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu, sesaat setelah mendarat pesawat mengalami penembakan.

Lukman menyebutkan hingga saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke dan Kepala Satuan Pelayanan/pegawai yang ada di Bandar Udara Koroway Batu.

⁠”Pada pukul 13. 26 WIT kami mendapat informasi bahwa kedua pilot menjadi korban penembakan dan telah meninggal dunia sedangkan 12 penumpang dan 1 bayi selamat,” jelasnya.

“Untuk informasi selanjutnya akan disampaikan sesuai dengan perkembangan informasi di lapangan,” tambah Lukman.

Berita Terkait

4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ini Inisialnya
Polisi Rilis Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Cara Menghindari Modus Penipuan Menjelang Lebaran dengan Metode ‘JEDA’
Menteri HAM Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Aktivis Kontras Jadi Korban Penyiraman Air Keras 
KPK Resmi Tahan Eks Menag Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji 
Mirae Asset Sekuritas Peringatkan Risiko Volatilitas Pasar di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Pramono Jamin Perawatan Korban Longsor TPST Bantargebang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:19 WIB

4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ini Inisialnya

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:00 WIB

Polisi Rilis Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Maret 2026 - 10:58 WIB

Cara Menghindari Modus Penipuan Menjelang Lebaran dengan Metode ‘JEDA’

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:26 WIB

Menteri HAM Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:02 WIB

Aktivis Kontras Jadi Korban Penyiraman Air Keras 

Berita Terbaru