Polisi Rilis Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menampilkan foto para pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Rabu (18/3/2026).

Polisi menampilkan foto para pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Rabu (18/3/2026).

Jaktara – Polda Metro Jaya akhirnya merilis foto para pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Hasil foto ini merupakan gambaran asli hasil dari CCTV yang diperoleh oleh pihak kepolisian.

“Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian, ini sama sekali tidak dilakukan perubahan atau pengolahan. Sehingga kami dapat pertanggungjawabkan ini bukan hasil artificial intelligence,” Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Foto eksekutor tersebut menggunakan sepeda motor, memakai pakaian motif batik dan pakaian warna biru. Keduanya terekam melalui CCTV sepanjang jalur yang mereka lalui sebelum dan setelah kejadian.

Berdasarkan foto yang ditampilkan, keduanya seorang pria bagian depan mengendarai sepeda motor. Sedangkan yang duduk di belakang merupakan eksekutor yang menyiram air keras kepada Andrie Yunus.

“Ini adalah bagian belakang, yang di TKP terlihat menyiramkan cairan kepada korban,” imbuhnya.

Sebelumnya Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang simpang siur di media sosial mengenai identitas pelaku penyiraman air keras.

Dalam pernyataan resmi, polisi menyatakan bahwa foto atau data identitas yang beredar luas di platform digital tersebut adalah berita bohong atau hoaks.

Iman mengungkapkan bahwa konten yang tersebar tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI).

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada unggahan atau tautan yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami pastikan bahwa itu adalah hoaks atau tidak benar, karena itu hasil rekayasa dari Artificial Intelligence (AI),” ujarnya dalam konferensi pers.

Berita Terkait

YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah
Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta
Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang
Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 
Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang
Mangkir Panggilan, Tersangka Kasus BPR DCN Ditangkap Tim OJK-Polri di Jakarta
Prabowo Sebut Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Bentuk Terorisme
Data Pelaku Dirilis Polri & TNI Beda, Tim Advokasi Curigai Pengaburan Kasus KontraS
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:24 WIB

YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:50 WIB

Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:47 WIB

Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:29 WIB

Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:20 WIB

Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:55 WIB

Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Naikan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:59 WIB