Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap produk dan layanan keuangan terus meningkat. Hal ini tercermin dari indeks literasi keuangan nasional tercatat mencapai 69,57%, naik dari 66,64% pada SNLIK 2025.

Peningkatan juga terjadi pada indeks inklusi keuangan. Pada 2026, indeks inklusi keuangan mencapai 93,61%, meningkat dibandingkan 92,74% pada tahun sebelumnya.

Meski secara nasional mengalami peningkatan, hasil survei menunjukkan masih terdapat kesenjangan literasi dan inklusi keuangan berdasarkan wilayah tempat tinggal.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat di wilayah perkotaan memiliki indeks literasi keuangan sebesar 72,54% dan inklusi keuangan 95,47%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan masyarakat di wilayah perdesaan, yang masing-masing mencatat indeks literasi sebesar 64,42% dan inklusi sebesar 90,39%.

Dengan demikian, selisih literasi keuangan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan mencapai 8,12 poin persentase. Sementara kesenjangan inklusi keuangan mencapai 5,08 poin persentase.

Jika dilihat berdasarkan usia, masyarakat pada kelompok usia produktif mencatat tingkat literasi dan inklusi keuangan yang relatif lebih tinggi.

Indeks literasi keuangan kelompok usia 15–17 tahun tercatat 56,04%, kemudian meningkat menjadi 73,32% pada kelompok 18–25 tahun. Angka tersebut mencapai 78,70% pada kelompok usia 26–35 tahun, sebelum turun menjadi 73,81% pada kelompok 36–50 tahun dan 60,01% pada kelompok 51–79 tahun.

Pola serupa terlihat pada indeks inklusi keuangan. Kelompok usia 15–17 tahun mencatat indeks sebesar 89,13%, kemudian 95,69% untuk usia 18–25 tahun dan mencapai 96,27% pada kelompok usia 26–35 tahun.

Selanjutnya, indeks inklusi keuangan kelompok usia 36–50 tahun mencapai 94,76%, sedangkan kelompok usia 51–79 tahun sebesar 90,51%.

Pendidikan Jadi Faktor Penting

Tingkat pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang berkaitan erat dengan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditamatkan, semakin tinggi pula indeks literasi dan inklusi keuangan.

Masyarakat yang tidak atau belum pernah sekolah, maupun tidak tamat SD/sederajat, memiliki indeks literasi keuangan sebesar 45,23%. Angka itu meningkat menjadi 59,67% pada lulusan SD/sederajat, 67,72% pada lulusan SMP/sederajat, dan 79,17% pada lulusan SMA/sederajat.

Sementara itu, masyarakat yang menamatkan perguruan tinggi memiliki indeks literasi keuangan paling tinggi, yakni 93,46%.

Pola yang sama terlihat pada inklusi keuangan. Indeks inklusi kelompok yang tidak atau belum pernah sekolah maupun tidak tamat SD/sederajat tercatat 85,80%. Angka tersebut meningkat menjadi 89,85% pada lulusan SD, 93,42% pada lulusan SMP, 97,36% pada lulusan SMA, hingga mencapai 99,49% pada lulusan perguruan tinggi.

Berdasarkan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari, kelompok pensiunan/purnawirawan mencatat indeks literasi keuangan tertinggi, yakni 85,15%. Posisi berikutnya ditempati kelompok pegawai/profesional sebesar 85,12% dan pengusaha/wiraswasta sebesar 76,51%.

Sebaliknya, tingkat literasi terendah ditemukan pada kelompok tidak atau belum bekerja sebesar 53,89%, petani/peternak/pekebun/nelayan sebesar 59,75%, serta pelajar/mahasiswa sebesar 62,72%.

Dari sisi inklusi, pensiunan/purnawirawan kembali mencatat angka tertinggi sebesar 99,54%, disusul pegawai/profesional sebesar 98,89% dan pengusaha/wiraswasta sebesar 96,03%.

 

Sementara itu, kelompok petani/peternak/pekebun/nelayan memiliki indeks inklusi terendah sebesar 87,82%, diikuti kelompok tidak atau belum bekerja sebesar 89,59% dan pelajar/mahasiswa sebesar 92,76%.

Makarta Memimpin Literasi dan Inklusi

 

Kesenjangan juga terlihat antarprovinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan indeks literasi keuangan tertinggi, yakni 84,01%. Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Selatan sebesar 79,69% dan Bali sebesar 78,77%.

Dari sisi inklusi keuangan, DKI Jakarta juga berada di posisi teratas dengan indeks mencapai 99,74%. Selanjutnya, DI Yogyakarta mencatat 98,74% dan Kepulauan Riau sebesar 98,43%.

Di sisi lain, sejumlah provinsi masih mencatat indeks literasi dan inklusi keuangan di bawah rata-rata nasional, terutama beberapa provinsi di kawasan Indonesia bagian timur.

Berdasarkan jenis lembaga jasa keuangan, perbankan dan Penyelenggara Program Jaminan Sosial menjadi sektor dengan indeks literasi dan inklusi keuangan yang tinggi.

Indeks literasi keuangan terhadap perbankan tercatat 66,46%, sedangkan Penyelenggara Program Jaminan Sosial sebesar 65,13%.

Dari sisi inklusi, indeks perbankan mencapai 70,64%, sementara Penyelenggara Program Jaminan Sosial mencapai 77,13%.

Sementara berdasarkan jenis layanan konvensional dan syariah, terdapat kesenjangan yang cukup besar.

Indeks literasi keuangan konvensional mencapai 69,57%, sedangkan inklusinya sebesar 93,53%. Adapun indeks literasi keuangan syariah tercatat 43,07%, dengan indeks inklusi jauh lebih rendah, yakni 13,24%.

 


Berita Terkait

Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Kembali Dibagikan ke 13,3 juta Pekerja
Airlangga Siapkan KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Tetap
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Kembali Dibagikan ke 13,3 juta Pekerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Berita Terbaru

Maman dalam Diskusi Media (DM FWUMKM) dengan tema Mengawal Momentum UMKM Naik Kelas di Tengah Rekor Penyaluran KUR di Smesco Startup Hub, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

Nasional

Forum Wartawan UMKM Sukses Gelar Turnamen Billiar Antar Media

Senin, 12 Okt 2026 - 16:24 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto/Dok Humas Pemprov Jabar).

Uncategorized

Gubernur Jabar Perusak Iklim Investasi

Senin, 5 Okt 2026 - 14:24 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Diskusi dan Buka Puasa Bersama Forum Komunikasi Wartawan Ekonomi Makro (Forkem) di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ekonomi & Bisnis

Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Kembali Dibagikan ke 13,3 juta Pekerja

Senin, 5 Okt 2026 - 11:00 WIB

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701