Dukung Ekonomi Biru, KKP Ajak Dunia Usaha Perkuat Investasi Berkelanjutan di Ruang Laut

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong kolaborasi multipihak antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, dan mitra pembangunan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), untuk memperkuat kontribusi dunia usaha dalam mendukung penataan ruang laut berkelanjutan.

Staf Khusus Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga, Doni Ismanto Darwin, menyebutkan kolaborasi tersebut sangat penting untuk mendorong keterlibatan badan usaha ikut serta dalam pelaksanaan pembangunan.

“KKP mengembangkan berbagai skema pembiayaan kreatif sebagai inovasi di bidang investasi untuk memberikan ruang bagi berbagai sumber pendanaan yang legal agar dapat terlibat dalam pembiayaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” jelasnya melalui siaran resmi KKP, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu program CSR menurut Doni perlu ditempatkan sebagai investasi keberlanjutan agar mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat pesisir serta menjaga kesehatan ekosistem laut.

Melalui pendekatan ini, sambungnya, dukungan terhadap program-program prioritas seperti Kampung Nelayan Merah Putih, swasembada garam, revitalisasi tambak hingga pengembangan karbon biru dapat diperkuat dengan partisipasi yang lebih luas dari berbagai pihak.

Sementara itu, Direktur Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut, Didit Eko Prasetiyo, mengungkapkan pemegang dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) tidak

sebatas memiliki hak pemanfaatan, tapi juga tanggung jawab menjaga kelestarian kelestarian ekosistem pesisir dan laut, mencegah dan meminimalkan dampak lingkungan, menghormati keberadaan dan aktivitas masyarakat pesisir, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi wilayah sekitar kegiatan.

Program Corporate Social Responsibility (CSR), menurutnya, menjadi salah satu tools yang dapat memperkuat kontribusi dunia usaha dalam mendukung penataan ruang laut berkelanjutan.

“Kami harap, CSR tidak hanya bersifat kegiatan sosial sesaat namun menjadi bagian dari investasi keberlanjutan yang terintegrasi dengan kebutuhan wilayah dan masyarakat,” kata Didit.

Senada dengan Didit, Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut, Fajar Kurniawan, juga menerangkan dalam pelaksanaan kegiatan yang tercantum dalam PKKPRL, pemilik dokumen harus memenuhi 16 (enam belas) kewajiban, salah satunya berkaitan dengan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Pemenuhan kewajiban tersebut juga harus disampaikan dalam Laporan Tahunan KKPRL (setiap tahunnya) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

Selama tahun 2025, terdapat beberapa pemegang KKPRL yang berkontribusi dalam program CSR di antaranya PT Pertamina (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk area Kamal Muara, PT PLN Nusantara Power, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Vale Indonesia serta PT Pupuk Kaltim untuk area Morodemak turut mendukung program ini.

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam penataan ruang laut yang berbasis ekonomi biru agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB