Ekspor Perikanan ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Naik Jelang Imlek 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara –  Kementerian Kelautan dan Perikanan memprediksi ekspor perikanan ke Taiwan dan Korea Selatan meningkat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.

Optimisme tersebut menyusul terbitnya 33 approval number baru dari otoritas kompeten Korea Selatan dan Taiwan, sehingga jumlah perusahaan yang dapat melakukan ekspor perikanan ke dua negara itu semakin banyak.

“Setelah melalui serangkaian komunikasi antar otoritas kompeten dan juga joint pre-border inspection, maka beberapa waktu lalu kami menerima notifikasi resmi dari otoritas Taiwan dan Korea Selatan tentang persetujuan mendapatkan approval number bagi 33 UPI baru yang kami ajukan,” tutur Ishartini Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ishartini optimis penambahan approval number akan mendongkrak kinerja ekspor, khususnya untuk memenuhi permintaan ikan pada Hari Raya Imlek 2026. Total UPI yang mendapat approval number dari otoritas Korea Selatan kini mencapai 710 perusahaan, sedangkan dari otoritas Taiwain sebanyak 711 UPI.

Mengenai 33 perusahaan yang mendapat approval number, 15 diantaranya dapat melakukan ekspor ke Korea Selatan. Diantaranya adalah PT. BELAWAN SAMUDERA ABADI; PT. MUARA LAUT SEJAHTERA; PT SAMUDRA SINAR HARAPAN; PT KIU KIU FISHERY; PT. DJAKARTA MINA PERSADA. Sedangkan 18 UPI yang dapat melakukan ekspor ke Taiwan diantaranya PT SAMUDRA SINAR HARAPAN; PT MUARA LAUT SEJAHTERA; PT BAHARI ASNIMINDO SEAFOOD; PT KIU KIU FISHERY; PT HASIL SAMUDERA MELIMPAH.

Volume dan Nilai Perkiraan Ekspor RI 

Ishartini menambahkan, ekspor ikan ke Korea Selatan dan Taiwan kian menggeliat. Tahun 2025 volume ekspor mencapai 26.107 ton ke Korea Selatan dan 57.308 ton ke Taiwan dengan perkiraan nilainya adalah sekitar Rp1,37 triliun dan sekitar Rp1,78 triliun.

“Adapun komoditas unggulan diantaranya Shrimp Cracker Pellets, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Eucheuma Cottonii, Frozen Itoyori Surimi, Frozen Argentina Red Shrimp untuk Korea Selatan dan Live Babylon Shell, Live Nylon Shell, Frozen Squid, Frozen Tilapia Belly Meat, Live Hard Clam untuk Taiwan,” rinci Ishartini.

Approval number yang diterbitkan oleh otoritas kompeten negara atau wilayah tujuan ekspor diperoleh setelah melalui rangkaian proses inspeksi terhadap penerapan standar sanitasi, higiene serta prinsip – prinsip keamanan pangan. Selain itu, pengajuan approval number juga hanya bisa dilakukan oleh competent authority yang diakui negara pengimpor.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP senantiasa mendorong adanya keberterimaan terhadap diversifikasi tujuan ekspor dan jenis komoditas melalui penerapan quality assurance yang robust (ketat) dan konsisten mulai hulu – hilir.

Sumber Berita: Siaran Pers

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB