Prabowo Targetkan Bangun 100 Gigawatt Energi Surya Secepatnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo, dalam acara Nuzulul Qur'an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Presiden Prabowo, dalam acara Nuzulul Qur'an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi.

Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah akan melaksanakan program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan geotermal.

Dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, pada Rabu, 11 Maret 2026, Kepala Negara menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki banyak alternatif sumber energi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi berbagai tantangan ke depan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya dan kita akan buktikan kepada dunia, bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” ujar Kepala Negara.

Menurut Presiden Prabowo, dibandingkan banyak negara lain yang menghadapi kondisi lebih sulit, Indonesia justru memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar sebagai modal untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kepala Negara menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari berbagai sumber energi, mulai dari kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu yang dapat diolah menjadi bahan bakar.

“Ini memaksa kita akselerasi, kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu. Kita punya geotermal yang sangat besar. Kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” imbuh Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga menekankan bahwa percepatan pembangunan energi terbarukan tersebut merupakan wujud keseriusan Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu bergerak cepat dan efektif dalam menghadapi tantangan global.

Dengan transformasi energi yang terarah dan berkelanjutan, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mencapai kemandirian energi, tetapi juga menjadi salah satu kekuatan penting dalam peta energi masa depan dunia.

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB