Bahlil Kawal Diplomasi Energi dengan Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jaktara.com – Gejolak pasar energi global yang masih mengalami tekanan turut memberi dampak pada stabilitas pasokan energi di banyak negara, termasuk Indonesia. Untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional, pemerintah terus mencari langkah-langkah strategis, salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan Rusia sebagai salah satu negara produsen energi dunia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmennya dalam mengawal diplomasi energi guna menjaga stabilitas pasokan energi domestik. Hal ini disampaikan ketika mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow, Rusia, Senin (13/4/2026) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahlil mengatakan bahwa pertemuan kedua kepala negara untuk membahas kerja sama energi secara konkret dan berorientasi pada kepentingan nasional. Dengan fokus utama kerja sama mencakup upaya menjamin pasokan energi serta mendorong investasi di sektor energi.

“Kunjungan ini jadi momentum penting untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga dan memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil di Moskow, Rusia.

Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus mengawal implementasi berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas agar segera terealisasi. Langkah ini mencakup pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak, serta peningkatan pemanfaatan teknologi energi.

“Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih. Sebagai upaya yang diarahkan untuk mendukung diversifikasi energi,” tambah Bahlil.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Rusia di sektor energi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional, terlebih dalam menghadapi gejolak geopolitik di dunia.

“Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan, dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama terutama di bidang ekonomi dan energi. Sekali lagi saya terima kasih, diterima dalam waktu yang begitu singkat,” ujar Presiden Prabowo ketika bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow.

Sementara itu, Presiden Putin menegaskan bahwa peluang kerja sama antara Rusia dan Indonesia selalu mengutamakan sektor-sektor strategis, terutama di sektor energi.

“Kedua negara bekerja sama secara sangat erat, berinteraksi dengan sangat baik di berbagai forum internasional. Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita,” tandasnya.

Adanya Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan ketahanan energi nasional serta mendukung stabilitas ekonomi kedua negara di tengah dinamika global.

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB