PLN Nusantara Power Pasok 1.821 MW Listrik Selama Lebaran 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (kiri), Senior Manager Unit Pembangkitan Pacitan Munif (kanan), Sekretaris Perusahaan PLN NP Hamidi Hamid (tengah) saat meninjau kesiapan UP Pacitan dalam rangka Ramadan dan Idulfitri  (RAFI) 1447 H. PLN Nusantara Power memasok 14.1 GW atau total 42% dari beban puncak nasional sebesar 35 GW.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (kiri), Senior Manager Unit Pembangkitan Pacitan Munif (kanan), Sekretaris Perusahaan PLN NP Hamidi Hamid (tengah) saat meninjau kesiapan UP Pacitan dalam rangka Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H. PLN Nusantara Power memasok 14.1 GW atau total 42% dari beban puncak nasional sebesar 35 GW.

Jaktara – PLN Nusantara Power (PLN NP) berhasil menyiapkan produksi listrk sebesar 14.132 Mega Watt (MW) atau 14,1 Gigawatt dan berkontribusi 42% dari total beban puncak nasional sebesar 35.014 MW atau 35 GW.

PLN NP mensiagakan 8.898 personel siaga, 126 posko, serta 45 unit fire truck yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia selama Ramadan, Idulfitri, dan pascaidulfitri.

PLN NP juga berkontribusi dalam menghasilkan listrik hijau sebesar 1.821 MW yang berasal dari berbagai PLTA dan PLTS.

Keberhasilan PLN NP ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Muslim, dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan khusyuk serta memastikan kebutuhan listrik selama arus balik pascaidulfitri terpenuhi. Masa siaga PLN NP sejak tanggal 12 hingga 31 Maret 2026.

Dengan portofolio pembangkit yang tersebar dari Arun di Aceh hingga Tidore di Maluku, PLN Nusantara Power terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung keandalan sistem kelistrikan nasional.

Sejumlah pembangkit strategis seperti PLTMG Arun di Lhokseumawe, PLTU Teluk Balikpapan, PLTU Pulang Pisau, dan PLTU Tidore turut menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik, terutama di wilayah luar Pulau Jawa.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi prioritas utama perusahaan, terutama pada periode Ramadhan hingga Idulfitri yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya saat menjelang sahur dan berbuka puasa.

“PLN Nusantara Power berkomitmen menghadirkan listrik yang andal demi kenyamanan masyarakat. Dengan kesiapan personel, penerapan teknologi, serta sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan, kami optimistis dapat memastikan Ramadan dan Idulfitri 1447 H tetap terang benderang bagi seluruh umat Muslim di Indonesia,” ujar Ruly Senin (30/3/2026).

Untuk mendukung keandalan pasokan selama periode Rafi 1447 H, PLN NP menyiagakan personel operasional dan pemeliharaan secara terintegrasi di seluruh wilayah kerja.

Kesiapsiagaan ini diperkuat melalui pengamanan aset, peningkatan intensitas patroli, serta pelaksanaan pemeliharaan preventif dan prediktif pada peralatan kritikal untuk meminimalkan potensi gangguan.

“Listrik menjadi sangat penting pada periode ini, terutama selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri. Karena itu, kami terus mengupayakan yang terbaik, baik dari aspek kesiapan sumber daya manusia maupun penguatan teknologi pendukung operasi,” jelas dia.

Selain kesiapan sumber daya manusia, PLN NP juga memperkuat keandalan operasional melalui pemanfaatan teknologi digital berbasis Nusantara InnoVision Center (NIC).

Melalui sistem pemantauan terintegrasi ini, PLN NP mampu melakukan monitoring operasional secara real-time, menganalisis data untuk mendeteksi potensi anomali lebih dini, serta mengelola kinerja unit pembangkit secara optimal dengan dukungan penguatan keamanan siber.

Dengan sistem ini, respons terhadap potensi gangguan dapat dilakukan lebih cepat, presisi, dan efektif sehingga kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga.

“Kami telah menyiapkan pasokan listrik sebesar 14,1 GW untuk mendukung keandalan sistem, khususnya menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta kebutuhan pasca hari raya tersebut. Personel operator dan pemeliharaan juga berjaga selama 24 jam secara bergantian di seluruh unit pembangkit yang tersebar di berbagai daerah,” terang Ruly.

Sebagai langkah antisipatif, PLN NP juga memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan, termasuk dengan unsur TNI, Kepolisian, serta masyarakat di sekitar unit pembangkit. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan aspek pengamanan operasional, kelancaran akses, serta mitigasi risiko berjalan efektif selama periode siaga Ramadhan hingga Idulfitri.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, PLN Nusantara Power kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan pembangkitan yang andal, adaptif, dan siaga penuh dalam menjaga kualitas pasokan listrik nasional, sehingga Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat berlangsung dengan lebih tenang, nyaman, dan terang bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Senin, 3 Agu 2026 - 19:05 WIB

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T

Senin, 3 Agu 2026 - 18:09 WIB

Nasional

Tekanan Politik DPR di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:00 WIB