Jaktara – Sebuah aksi perampasan dengan modus intimidasi terhadap pengendara mobil terjadi di kawasan Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban melaporkan menjadi sasaran komplotan yang mengaku sebagai warga lokal dengan mempermasalahkan asal kendaraan korban.
Peristiwa tersebut bermula saat korban, pemilik akun Instagram @ariphidayat0907, tengah menepikan kendaraannya di pinggir jalan. Korban bermaksud memeriksa aplikasi navigasi Google Maps untuk menentukan rute perjalanan.
Namun, secara tiba-tiba kendaraan korban didatangi oleh tiga orang pria. Ketiganya langsung melakukan pengancaman dengan dalih mempermasalahkan plat nomor kendaraan korban yang berasal dari luar Jakarta.
“Saya sedang menepi di pinggir jalan untuk membuka google maps tiba-tiba datang tiga orang yang mengaku warga lokal yang mempermasalahkan plat mobil kami yang luar Jakarta,” tulisnya dalam akun di media sosial Instagramnya, dikutip Sabtu (28/3/2026).
Tak hanya melakukan intimidasi verbal, ketiga pelaku juga memaksa meminta sejumlah uang. Situasi semakin memanas ketika para pelaku nekat merampas kartu e-money yang terletak di atas dashboard mobil korban sebelum akhirnya melarikan diri.
“Mereka meminta uang dan merampas e-money yang ada di dashboard,” ujar dia.
Melalui unggahannya, korban turut menandai akun resmi @polresjakpus dan @polsekmetrotanahabang715 guna meminta tindakan tegas dari aparat kepolisian terhadap aksi premanisme yang meresahkan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polsek Metro Tanah Abang maupun Polres Metro Jakarta Pusat terkait tindak lanjut laporan tersebut.
Kawasan Kebon Kacang memang dikenal sebagai salah satu titik padat di Jakarta Pusat yang rawan akan praktik pungutan liar dan premanisme jalanan.









