Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Instagram korban.

Tangkapan layar Instagram korban.

Jaktara – Sebuah aksi perampasan dengan modus intimidasi terhadap pengendara mobil terjadi di kawasan Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban melaporkan menjadi sasaran komplotan yang mengaku sebagai warga lokal dengan mempermasalahkan asal kendaraan korban.

Peristiwa tersebut bermula saat korban, pemilik akun Instagram @ariphidayat0907, tengah menepikan kendaraannya di pinggir jalan. Korban bermaksud memeriksa aplikasi navigasi Google Maps untuk menentukan rute perjalanan.

Namun, secara tiba-tiba kendaraan korban didatangi oleh tiga orang pria. Ketiganya langsung melakukan pengancaman dengan dalih mempermasalahkan plat nomor kendaraan korban yang berasal dari luar Jakarta.

“Saya sedang menepi di pinggir jalan untuk membuka google maps tiba-tiba datang tiga orang yang mengaku warga lokal yang mempermasalahkan plat mobil kami yang luar Jakarta,” tulisnya dalam akun di media sosial Instagramnya, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Tak hanya melakukan intimidasi verbal, ketiga pelaku juga memaksa meminta sejumlah uang. Situasi semakin memanas ketika para pelaku nekat merampas kartu e-money yang terletak di atas dashboard mobil korban sebelum akhirnya melarikan diri.

“Mereka meminta uang dan merampas e-money yang ada di dashboard,” ujar dia.

Melalui unggahannya, korban turut menandai akun resmi @polresjakpus dan @polsekmetrotanahabang715 guna meminta tindakan tegas dari aparat kepolisian terhadap aksi premanisme yang meresahkan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polsek Metro Tanah Abang maupun Polres Metro Jakarta Pusat terkait tindak lanjut laporan tersebut.

Kawasan Kebon Kacang memang dikenal sebagai salah satu titik padat di Jakarta Pusat yang rawan akan praktik pungutan liar dan premanisme jalanan.

Berita Terkait

YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah
Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta
Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang
Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 
Mangkir Panggilan, Tersangka Kasus BPR DCN Ditangkap Tim OJK-Polri di Jakarta
Prabowo Sebut Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Bentuk Terorisme
Data Pelaku Dirilis Polri & TNI Beda, Tim Advokasi Curigai Pengaburan Kasus KontraS
4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ini Inisialnya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:24 WIB

YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:50 WIB

Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:47 WIB

Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:29 WIB

Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:20 WIB

Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB