YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen tangkapan layar pembubaran. (Dok: YLBHI)

Dokumen tangkapan layar pembubaran. (Dok: YLBHI)

Jaktara.com – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam pembubaran paksa kegiatan Kemah Pemuda Ahmadiyah yang berlangsung di kawasan Watu Gambir Park, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat, (5/7/2026).

Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk kegagalan negara dalam melindungi hak-hak konstitusional warga negara untuk berkumpul, berorganisasi, dan menjalankan kegiatan secara damai.

Ketua YLBHI Muhammad Isnur menyatakan bahwa hingga hari ini masih terdapat sekelompok warga negara, khususnya anak-anak muda yang memiliki semangat kebangsaan dan ingin berkegiatan secara damai, justru mengalami ancaman, intimidasi, serta diskriminasi. Ironisnya, tindakan tersebut terjadi dengan pembiaran bahkan keterlibatan aparat negara yang seharusnya memberikan perlindungan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut YLBHI, Polda Jawa Tengah dan Polres Karanganyar semestinya menjalankan fungsi perlindungan terhadap seluruh warga negara tanpa diskriminasi. Aparat kepolisian tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok tertentu yang melakukan tindakan intoleransi maupun pelanggaran hak asasi manusia. Kepolisian seharusnya memastikan kegiatan yang sah dan damai dapat berlangsung dengan aman, bukan justru menghentikannya secara paksa.

YLBHI meminta Kapolri dan Komisi III DPR RI untuk memberikan teguran dan melakukan evaluasi terhadap Kapolres Karanganyar serta Kapolda Jawa Tengah atas tindakan pembubaran paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan institusi kepolisian tetap menjalankan tugasnya sesuai prinsip negara hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Selain itu, YLBHI menegaskan bahwa pihak-pihak yang melakukan ancaman, intimidasi, maupun upaya pembubaran terhadap kegiatan warga negara harus diperiksa berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian memiliki kewajiban untuk mencegah terjadinya persekusi, mengamankan peserta kegiatan, serta menindak pelaku yang melakukan tindakan melawan hukum.

Kronologis Pembubaran Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah

4 Juni 2026

Pukul 13.00 WIB

Forum Ukhuwah Umat Islam (FUUI) Solo Raya menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada Kapolres Karanganyar terkait penolakan terhadap kegiatan Kemah Pemuda Ahmadiyah yang akan diselenggarakan di Watu Gambir Park, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Dalam surat tersebut disebutkan jumlah peserta aksi sekitar 50 orang dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, termasuk rencana menginap di lokasi.

Malam hari

Ajakan untuk melakukan aksi penolakan terhadap kegiatan Ahmadiyah mulai beredar di media sosial, antara lain melalui Facebook dan TikTok. Sejumlah unggahan mengajak masyarakat untuk mendatangi lokasi kegiatan dan menolak pelaksanaan kemah.

5 Juni 2026

Pukul 06.00 WIB

Peserta Kemah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah peserta tercatat sekitar 1.500 orang, termasuk sekitar 300 anak-anak dan remaja yang mengikuti kegiatan perkemahan. Sebagian peserta telah menempuh perjalanan darat yang panjang dari berbagai daerah dan baru tiba di lokasi pada hari pelaksanaan.

Pukul 11.30 WIB

Peserta melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di area perkemahan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan oleh panitia.

Pukul 13.00 WIB

Sekitar 50 orang massa dari FUI Solo Raya mendatangi lokasi perkemahan dan melakukan aksi demonstrasi. Massa menuntut agar kegiatan Kemah Pemuda Ahmadiyah yang bertema “Nabi Muhammad SAW : Pembawa Pesan Perdamaian” dihentikan dan dibubarkan.

Pukul 15.00–17.00 WIB

Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H. mendatangi lokasi dan meminta panitia untuk menghentikan serta membubarkan kegiatan dengan alasan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pada saat yang sama, aparat kepolisian yang berjaga di lokasi diperkirakan berjumlah sekitar 100 personel dengan perlengkapan pengamanan lengkap. Menurut panitia, jumlah aparat yang jauh lebih besar dibanding jumlah massa penolak seharusnya memadai untuk menjaga keamanan kegiatan dan menghalau potensi gangguan dari kelompok yang melakukan penolakan.

Panitia menyatakan keberatan atas permintaan pembubaran tersebut dengan alasan kegiatan yang diselenggarakan merupakan kegiatan internal yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Panitia juga mempertanyakan dasar hukum pembubaran karena tidak terdapat Surat Perintah Pembubaran maupun keputusan resmi yang melarang pelaksanaan kegiatan tersebut.

Setelah melalui perundingan, tercapai kesepakatan sementara bahwa peserta dari tiga wilayah terdekat, yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang, akan dipulangkan lebih awal sebagai langkah mitigasi situasi. Sementara peserta dari daerah lain tetap diperbolehkan berada di lokasi.

Pukul 20.00 WIB

Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti ditemani Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. kembali melakukan pertemuan dengan panitia. Dalam pertemuan tersebut, kepolisian mengubah kesepakatan sebelumnya dan meminta seluruh rangkaian kegiatan dihentikan serta seluruh peserta dipulangkan pada malam itu juga.

Panitia kembali menyampaikan keberatan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan keselamatan peserta. Pada saat itu hari telah malam dan terdapat sekitar 300 anak-anak yang masih berada di lokasi perkemahan. Banyak di antara mereka baru tiba setelah menempuh perjalanan panjang dari berbagai daerah di Indonesia dan belum sempat mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan.

Panitia menilai pemulangan massal pada malam hari berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta memberikan dampak psikologis bagi anak-anak yang harus meninggalkan lokasi secara mendadak akibat situasi yang tidak mereka pahami.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap mendesak penghentian kegiatan dan meminta seluruh peserta meninggalkan lokasi.

Pukul 23.00 WIB

Di bawah desakan aparat, seluruh peserta Kemah Pemuda Ahmadiyah akhirnya meninggalkan lokasi perkemahan. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung selama tiga hari tersebut berakhir lebih awal setelah dilakukan pembubaran secara paksa.

Berita Terkait

Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta
Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang
Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 
Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang
Mangkir Panggilan, Tersangka Kasus BPR DCN Ditangkap Tim OJK-Polri di Jakarta
Prabowo Sebut Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Bentuk Terorisme
Data Pelaku Dirilis Polri & TNI Beda, Tim Advokasi Curigai Pengaburan Kasus KontraS
4 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ini Inisialnya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:24 WIB

YLBHI Minta Kapolri Tegur Kapolres Karanganyar yang Bubarkan Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:50 WIB

Motif Dendam Pribadi, Dalang Penyiraman Air Keras di Bekasi Bayar Eksekutor Rp9 Juta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:47 WIB

Usai Viral, Polisi Tangkap Dua Pemalak Pengendara Mobil di Kebon Kacang Tanah Abang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:29 WIB

Cegah Korupsi, KPK Larang Pejabat Pakai Fasilitas Negara Mudik 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:20 WIB

Pengendara Mobil Plat Luar Jakarta Jadi Korban Pemerasan di Tanah Abang

Berita Terbaru

Maman dalam Diskusi Media (DM FWUMKM) dengan tema Mengawal Momentum UMKM Naik Kelas di Tengah Rekor Penyaluran KUR di Smesco Startup Hub, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

Nasional

Forum Wartawan UMKM Sukses Gelar Turnamen Billiar Antar Media

Senin, 12 Okt 2026 - 16:24 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto/Dok Humas Pemprov Jabar).

Uncategorized

Gubernur Jabar Perusak Iklim Investasi

Senin, 5 Okt 2026 - 14:24 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Diskusi dan Buka Puasa Bersama Forum Komunikasi Wartawan Ekonomi Makro (Forkem) di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ekonomi & Bisnis

Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Kembali Dibagikan ke 13,3 juta Pekerja

Senin, 5 Okt 2026 - 11:00 WIB

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701