Operasionalkan Satgas Ramadan, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – PT Pertamina (Persero) resmi mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026/1447 H yang akan bertugas memastikan keandalan pasokan dan distribusi energi nasional selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Satgas akan beroperasi mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Pembentukan Satgas ini merupakan langkah strategis Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan serta tingginya mobilitas pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan bahwa pengalaman keberhasilan pengelolaan pasokan energi pada periode Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru 2025 menjadi fondasi penting dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberhasilan Satgas Natal dan Tahun Baru 2025 yang lalu menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri. Dengan persiapan yang matang, koordinasi lintas fungsi yang kuat, serta kolaborasi di seluruh lini operasional, kami optimistis Pertamina mampu menjaga keandalan distribusi energi nasional,” ujar Simon, pada saat Kick Off Satgas Ramadan dan Idulfitri di Grha Pertamina, Jakarta, Senin 9 Maret 2026.

Menurut Simon, periode Ramadan dan Idulfitri merupakan salah satu periode paling kritikal dalam distribusi energi nasional karena meningkatnya konsumsi BBM, LPG, dan gas, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta kebutuhan energi di sektor transportasi, rumah tangga, dan industri.

Untuk itu, Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipatif melalui early preparation, penguatan koordinasi lintas fungsi, serta penguatan sistem monitoring dan mitigasi risiko di seluruh rantai operasional perusahaan.

“Dengan langkah-langkah tersebut, ketersediaan BBM, LPG, dan gas selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman dan mencukupi,” jelas Simon.

Selain memastikan pasokan energi tetap terjaga, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan perjalanan mudik Idulfitri.

Seluruh operasional Satgas akan dipantau secara terintegrasi melalui Command Center dan Digital Monitoring System yang memungkinkan pemantauan distribusi energi secara real-time.

Sistem ini juga memanfaatkan data analitik dan predictive monitoring untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi serta memastikan mekanisme pengambilan keputusan yang cepat melalui forum koordinasi dan crisis center yang telah disiapkan.

Pertamina berharap melalui kesiapan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.

“Pertamina akan terus hadir menjaga ketahanan energi nasional, memastikan BBM, LPG, dan gas tersedia serta distribusi berjalan lancar sehingga masyarakat Indonesia dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan penuh kedamaian,” tambah Simon.

Simon menambahkan, Ramadan dan Idulfitri juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Ramadan Idulfitri adalah momentum menumbuhkan kebersamaan dan rasa saling percaya. Semangat inilah yang harus kita hadirkan dalam pelayanan kita kepada masyarakat,” pungkas Simon.

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB