Prabowo-MBZ Sepakat Perkuat Investasi UEA di Indonesia Tahun 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, pada Kamis, 26 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, pada Kamis, 26 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres).

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) sepakat memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama investasi antara kedua negara.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral yang berlangsung hangat di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, pada Kamis 26 Februari 2026

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua kepala negara membahas langkah konkret untuk memperdalam kemitraan strategis Indonesia dan PEA, khususnya di sektor investasi dan ekonomi.

ADVERTISEMENT

https://id.postermywall.com/index.php/posterbuilder/copy/15f13fb834d89463624e3542243d4355

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden MBZ secara langsung menyampaikan komitmen Persatuan Emirat Arab untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

“Pertemuan membahas kerja sama peningkatan investasi. Bilateral ditingkatkan. UAE ingin meningkatkan investasinya di Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan.

Peningkatan kerja sama ini menandai hubungan bilateral kedua negara yang selama ini dikenal erat dan saling menguntungkan. Indonesia dipandang sebagai mitra strategis utama di Asia Tenggara, terutama dalam bidang energi, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi masa depan.

Presiden Prabowo menyambut baik komitmen tersebut dan menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus memperkuat iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi investor PEA dalam berbagai sektor prioritas nasional.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan hubungan bilateral Indonesia dan PEA menuju ke kemitraan strategis yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang.

Momentum pertemuan semakin bermakna karena berlangsung bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan PEA pada 2026. Setengah abad hubungan kedua negara kini memasuki fase baru dengan fokus pada investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kemitraan masa depan.

Berita Terkait

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia
Bandara Husein Sastranegara Kantongi Sertifikat Layani Pesawat Jet Sekelas Boeing 737-800
Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026
Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen
Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:22 WIB

KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:28 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:24 WIB

Bandara Husein Sastranegara Kantongi Sertifikat Layani Pesawat Jet Sekelas Boeing 737-800

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Senin, 3 Agu 2026 - 19:05 WIB

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T

Senin, 3 Agu 2026 - 18:09 WIB