Perkuat TKDN, PLN Nusantara Power Gandeng Industri Manufaktur Lokal

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works, Hasan Naser (kiri) dan Direktur Utama PT PLN Suku Cadang, Thommi Haposan  menunjukkan naskah kerja sama  penyediaaan berbagai suku cadang untuk mendukung untuk kebutuhan pembangkit  listrik dan infrastruktur nasional.

Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works, Hasan Naser (kiri) dan Direktur Utama PT PLN Suku Cadang, Thommi Haposan menunjukkan naskah kerja sama penyediaaan berbagai suku cadang untuk mendukung untuk kebutuhan pembangkit listrik dan infrastruktur nasional.

Jakarta – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali memperkuat komitmen kemandirian energi nasional melalui peningkatan implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan pembangkit listrik sekaligus menghidupkan ekosistem manufaktur dalam negeri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT PLN Suku Cadang (PLN SC), anak usaha PLN Nusantara Power, dengan PT Metinca Prima Industrial Works, yang dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) di Tambun, Bekasi.

Kerja sama ini mencakup penyediaan berbagai komponen casting, valve, serta suku cadang pendukung lainnya untuk kebutuhan pembangkit dan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah konkret PLN NP dalam mendorong pemanfaatan produk manufaktur dalam negeri serta memperkuat rantai pasok nasional berbasis industri lokal.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa penguatan TKDN merupakan bagian penting dari transformasi sektor ketenagalistrikan nasional yang tengah dijalankan PLN Grup.

“PLN Nusantara Power berkomitmen menjadikan TKDN sebagai fondasi dalam menjaga keandalan pembangkit dan memperkuat kemandirian industri nasional. Melalui kolaborasi PLN Suku Cadang dengan Metinca, kami memastikan kebutuhan operasional pembangkit dipenuhi oleh produk dalam negeri oleh tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ruly.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan industri manufaktur lokal memberikan dampak berlapis bagi sektor ketenagalistrikan nasional dan tenaga kerja lokal.

“Penguatan TKDN tidak hanya memastikan keberlanjutan pasokan suku cadang, tetapi juga mendorong substitusi impor, efisiensi biaya, serta menciptakan nilai tambah bagi industri nasional secara berkelanjutan,” tambahnya.

Direktur Utama PT PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan peran PLN Suku Cadang sebagai penyedia solusi rantai pasok ketenagalistrikan yang mengedepankan prinsip KWH (Kualitas, Waktu, dan Harga).

“Kami optimistis produk-produk yang dihasilkan PT Metinca Prima Industrial Works telah memenuhi standar Kualitas, ketepatan Waktu pemenuhan, serta Harga yang kompetitif. Kolaborasi ini memperkuat peran PLN Suku Cadang dalam memastikan keandalan pembangkit sekaligus mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri,” tegas Thommi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works, Hasan Naser, menegaskan kesiapan perusahaannya dalam mendukung kebutuhan sektor ketenagalistrikan nasional melalui produk berkualitas tinggi.

“Pengalaman kami selama puluhan tahun dalam memproduksi komponen pengecoran untuk berbagai sektor industri, termasuk pembangkit listrik, menjadi modal utama dalam menjaga kualitas produk. Keberhasilan ini didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, teknologi, serta fasilitas produksi yang kami miliki,” ujar Hasan.

Hasan juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PLN Suku Cadang dalam kerja sama strategis ini.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak sekaligus memperluas kontribusi industri manufaktur dalam negeri dalam mendukung keandalan infrastruktur ketenagalistrikan nasional,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan penandatanganan perjanjian ditutup dengan kunjungan ke fasilitas produksi Metinca, meliputi area foundry, proses manufaktur komponen casting dan valve, hingga layanan permesinan dan finishing, guna memastikan standar kualitas dan kapabilitas produksi mitra strategis tersebut.

Ke depan, PLN Nusantara Power berharap kerja sama ini dapat semakin memperkuat implementasi TKDN di sektor ketenagalistrikan, memastikan keandalan pasokan listrik nasional, serta mendorong pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026
Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen
Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Purbaya Kantongi Dukungan Penuh dari China Terkait Penerbitan Panda Bond
Berganti Kepemimpinan, Ini Daftar Transformasi PELNI Ddi Bawah Tri Andayani
Dukung Ekonomi Biru, KKP Ajak Dunia Usaha Perkuat Investasi Berkelanjutan di Ruang Laut

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:07 WIB

Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:41 WIB

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:47 WIB

Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

Senin, 22 Juni 2026 - 13:39 WIB

Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB