Pemprov DKI Percepat Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jalan Rusak

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Jaktara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan sejumlah langkah strategis penanganan banjir. Fokus utama diarahkan pada normalisasi Kali Cakung Lama, pembangunan waduk atau embung di Kali Angke, serta perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Jakarta.

“Mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi, diperlukan penanganan di Kali Cakung Lama dan Kali Angke untuk mengurangi genangan di wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, kami menyetujui dan akan segera memulai normalisasi Kali Cakung Lama,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran di Balai Kota Jakarta, dikutip Jumat (30/1/2026).

Pramono menjelaskan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama melalui pembebasan lahan. Area yang lahannya telah dibebaskan diminta segera dibersihkan dan dibangun turap.

Untuk normalisasi Kali Ciliwung, pembangunan tanggul akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan normalisasi Kali Cakung Lama menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

Selain pembebasan lahan, Dinas SDA DKI Jakarta juga melakukan penguatan tanggul Kali Cakung Lama Segmen Pegangsaan Dua sepanjang 2,4 kilometer. Kegiatan ini merupakan bagian dari Jaktirta Project periode 2025–2027.

“Selanjutnya, Dinas SDA DKI Jakarta menyiapkan pengadaan tanah untuk Kali Cakung Lama Segmen Begog sepanjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar sungai rencana sekitar 15 meter. Ini menjadi prioritas kami dalam penanganan banjir jangka menengah,” jelasnya.

Pembangunan Embung

Gubernur Pramono juga memaparkan rencana pembangunan Embung atau Waduk Polor di Bendung Polor pada sistem aliran Kali Angke.

Embung ini berfungsi sebagai tampungan air sementara untuk mereduksi debit puncak saat hujan lebat, sehingga limpasan air tidak langsung masuk ke sistem hilir dan dapat mengurangi potensi genangan, khususnya sebelum mengalir ke Cengkareng Drain.

“Pembangunan Embung Polor akan dilaksanakan oleh PAM Jaya dan segera direalisasikan agar debit air di Kali Angke dapat ditekan dan tidak seluruhnya langsung mengalir ke hilir,” tambahnya.

Sementara itu, terkait kondisi jalan berlubang akibat genangan air atau banjir, Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera melakukan penanganan darurat, meliputi penambalan dan perbaikan jalan rusak, disertai perawatan rutin serta pemantauan berkala.

Langkah ini dipercepat karena berdampak langsung terhadap kelancaran dan keselamatan mobilitas perkotaan.

“Sejauh ini, kami melakukan pembersihan tali-tali air dari endapan lumpur, sampah, dan daun kering agar aliran air di jalan raya dapat masuk ke saluran dengan lancar. Penanganan dilakukan pada seluruh ruas jalan di wilayah Jakarta di luar jalan tol, termasuk lokasi terdampak genangan. Penanganan permanen akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca membaik,” papar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo.

Berita Terkait

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500 Selama 3 Bulan
Pramono Ajak Warga Mudik ke Jakarta, Tawarkan Diskon Belanja hingga 80%
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026
Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan
Longsor di TPST Bantargebang Bukti Nyata Kegagalan Sistemik Pengelolaan Sampah Jakarta
Pramono Jamin Perawatan Korban Longsor TPST Bantargebang
Update Longsor Bantargebang: 4 Meninggal Dunia, 5 Korban Hilang Masih Dicari
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Sampaikan Duka dan Pastikan Santunan bagi Korban

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:00 WIB

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500 Selama 3 Bulan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:05 WIB

Pramono Ajak Warga Mudik ke Jakarta, Tawarkan Diskon Belanja hingga 80%

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:14 WIB

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:39 WIB

Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan

Senin, 9 Maret 2026 - 15:35 WIB

Longsor di TPST Bantargebang Bukti Nyata Kegagalan Sistemik Pengelolaan Sampah Jakarta

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB