Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Kecelakaan maut kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB.

Salah satu penumpang selamat, Munir, menceritakan kronologi lengkap. Ia mengatakan peristiwa itu berawal saat CommuterLine yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

“CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi,” katanya di lokasi, dilansir Antara, Senin (27/4/2026).

Beberapa saat kemudian, kata dia, datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang langsung menabrak bagian belakang CommuterLine yang melaju ke arah Cikarang.

“Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong paling belakang CommuterLine,” ujarnya.

Dia mengungkapkan hantaman kereta jarak jauh mengakibatkan banyak korban yang ada di gerbong CommuterLine paling belakang terjepit. Saat terjadi kecelakaan, dirinya berada di gerbong ke empat dari belakang.

“Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong,” kata dia.

Sejumlah penumpang terlihat masih terjepit di gerbong paling belakang CommuterLine yang ditabrak oleh lokomotif Argo Bromo Anggrek.

Dari beberapa orang yang terjepit, terlihat juga sejumlah orang yang tidak sadarkan diri akibat terjepit lokomotif yang masuk ke dalam bagian belakang gerbong CommuterLine.

Atas peristiwa tersebut, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. Fokus KAI saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani juga menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Saat ini, Rosan mengaku pihaknya tengah berkoordinasi dengan PT KAI untuk fokus pada proses evakuasi dan penanganan di lapangan, dengan mengutamakan keselamatan dan pertolongan pertama bagi seluruh pihak terdampak.

“Kami akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala seiring perkembangan situasi,” pungkas dia.

Berita Terkait

Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan
Amran Jawab Isu “Pesta Babi” di Merauke: Yang Kami Lakukan untuk Rakyat
Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk
KAI Mulai Uji Coba KRL Lintas Bekasi–Cikarang 
Menhub Tunggu Restu KNKT untuk Buka Kembali Operasional KRL Cikarang–Bekasi
Total Korban Kecelakaan Kereta 106 Orang: 15 Meninggal, 91 Luka-luka
Perjalanan Lintas Bekasi-Cikarang Belum Bisa Dilayani, Evakuasi Masih Berlangsung

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:21 WIB

Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:48 WIB

Amran Jawab Isu “Pesta Babi” di Merauke: Yang Kami Lakukan untuk Rakyat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:15 WIB

Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:00 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk

Rabu, 29 April 2026 - 13:23 WIB

KAI Mulai Uji Coba KRL Lintas Bekasi–Cikarang 

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:55 WIB

Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Naikan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:59 WIB