Komisi XI Dorong Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyampaikan keprihatinannya atas gejolak pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir, sehingga berdampak signifikan terhadap kinerja Bursa Efek Indonesia.

“Sebagai mitra (Komisi XI), kami turut prihatin atas dua hari terakhir ini karena bursa kita mengalami goncangan yang sangat luar biasa,” ujar Fauzi Amro, Senin (2/2/2026).

Sebagai mitra Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi XI menilai dinamika tersebut menjadi perhatian serius bersama, terlebih setelah adanya kabar pengunduran diri pimpinan Bursa Efek Indonesia, Imam, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas situasi yang terjadi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzi menjelaskan bahwa Komisi XI DPR RI sebelumnya telah memberikan pandangan dan mengambil keputusan terkait polemik free float yang belakangan menjadi sorotan publik.

Menurutnya, ketentuan mengenai free float sebenarnya telah memiliki aturan yang jelas, namun implementasinya masih menimbulkan keraguan, khususnya dari lembaga internasional seperti MSCI.

Ia menekankan pentingnya kejujuran para emiten dalam menerapkan ketentuan free float agar benar-benar diperuntukkan bagi publik dan tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif.

“Yang menjadi persoalan sekarang, MSCI masih meragukan apakah free float itu benar-benar untuk publik atau justru masih dimiliki oleh pihak yang sama,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Dengan jumlah emiten yang hampir mencapai seribu perusahaan, Fauzi menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpengaruh langsung terhadap kepercayaan investor serta penilaian global terhadap pasar modal Indonesia.

Ia juga menilai pengunduran diri pimpinan bursa sebagai bentuk tanggung jawab moral yang patut diapresiasi dan diharapkan menjadi contoh dalam tata kelola kelembagaan ke depan.

“Kalau seorang pimpinan gagal, tentu harus ada konsekuensinya. Mudah-mudahan pengganti ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

Fauzi menyampaikan optimisme bahwa kondisi pasar modal mulai menunjukkan perbaikan. Ia menyebut, pada hari Jumat tersebut, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia telah kembali berjalan lebih stabil dibandingkan dua hari sebelumnya.

Selain itu, ia menyambut baik komitmen OJK untuk melakukan perbaikan tata kelola pasar modal, termasuk rencana negosiasi ulang dengan MSCI agar ketentuan free float sebesar 20 hingga 30 persen benar-benar mencerminkan kepemilikan publik yang sesungguhnya.

“Kami berharap pasar modal kita ke depan semakin sehat, kredibel, dan dipercaya oleh investor domestik maupun global,” pungkas Fauzi Amro

Penulis : Tasya

Editor : Wira Dika

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB