KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima provinsi wilayah Papua. Saat ini, sebanyak 184 lokasi telah diusulkan untuk masuk dalam target pembangunan di tahun 2026.

Provinsi yang menjadi fokus mencakup Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Program ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 1.000 lokasi KNMP di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan di Papua berbasis pada aktivitas nelayan dan status lahan yang jelas.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kuncinya nomor 1 titik wilayah. Nomor 2 adalah lahan lokasi. Lahannya minimal di atas 500 m2, kalau bisa 1.000 m2, kecuali hub bisa lebih luas. Ketiga kita petakan akses untuk jalan,” ujar Menteri Trenggono pada rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Pembangunan lokasi baru KNMP di Papua akan menggunakan sistem kluster terintegrasi. Sistem ini menghubungkan nelayan dengan KNMP penyangga, KNMP Hub, sentra kluster, hingga terdistribusi ke pasar yang lebih luas.

KKP melibatkan kolaborasi lintas sektor, mencakup pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, hingga jajaran Kejaksaan untuk memastikan pengawasan dan keberhasilan program secara menyeluruh.

“Jadi saya kira ini harus bekerja bareng, kerja bersama untuk berhasil menyukseskan KNMP. Harapannya 5 tahun lagi tidak ada kampung nelayan kumuh,” tandasnya.

Rencana pembangunan ini ditargetkan masuk tahap finalisasi pada akhir 2026. Melalui pembangunan KNMP, masyarakat Papua diharapkan mampu mengelola potensi kelautan secara mandiri dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB