Jaktara – Di balik dinamika pasar modal tanah air, muncul anomali menarik dari sisi finansial pasangan pejabat tinggi negara.
Friderica Widyasari Dewi, yang kini mengemban sebagai pejabat pengganti Ketua OJK, tercatat memiliki kekayaan 24 kali lipat lebih besar dibanding suaminya, Eddy Hartono.
Jika Friderica memiliki aset properti “raksasa” di berbagai kota elit senilai hampir Rp83 miliar, Eddy Hartono tampil lebih bersahaja dengan total kekayaan Rp3,56 miliar.
Ketimpangan ini menjadi bahan perbincangan, mengingat keduanya menduduki posisi krusial di instansi masing-masing—satu di sektor stabilitas keuangan, satu lagi di sektor keamanan nasional.
Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diumumkan KPK, Friderica tercatat memiliki harta kekayaan Rp85,34 miliar.
Frederica terakhir kali menyampaikan LHKPN pada 31 Januari 2025. Sebagian besar kekayaan mantan artis Angling Dharma itu bertumpuk di aset tanah dan bangunan senilai Rp82,89 miliar, tersebar dari Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bogor, Yogyakarta, Badung (Bali), hingga Bekasi.
Lokasinya bukan sembarangan, tapi kawasan-kawasan elite yang harganya terus melambung.
Alat dan transporasi mesin, Friderica mencatat kepemilikan Mercedes-Benz sedan senilai Rp700 juta, harta bergerak lain Rp2,35 miliar, serta kas dan setara kas lebih dari Rp1,19 miliar.
Meski masih punya utang Rp1,8 miliar, total kekayaannya tetap cukup wah.
Bandingkan dengan sang suami. Eddy Hartono hanya melaporkan satu bidang tanah dan bangunan di Serang senilai Rp1 miliar, motor Vespa tua Rp15 juta, serta kas Rp2,43 miliar.
Tak punya saham, tak punya surat berharga. Juga tak punya properti di kawasan elite.
Penulis : Bayu Aji
Editor : Wira Dika








