Gandeng Lotte dan POSCO, Danantara Siapkan Investasi Bersama Senilai USD6 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan pernyataan pers usai menghadiri forum “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth” di Seoul pada Rabu, 1 April 2026.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan pernyataan pers usai menghadiri forum “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth” di Seoul pada Rabu, 1 April 2026.

Jaktara – Kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund Indonesia turut meningkatkan kepercayaan investor untuk melakukan investasi bersama (co-investment). Saat ini, pemerintah tengah menindaklanjuti rencana investasi bersama dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk Lotte Chemical dan POSCO.

“Kami memang dalam proses menindaklanjuti untuk investasi bersama-sama dengan Lotte Chemical dan juga dengan POSCO dengan nilai investasinya kurang lebih itu bersama-sama bisa mencapai 6 miliar dolar Amerika,” kata CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Rosan menyoroti bahwa banyak investor yang telah beroperasi di Indonesia kini justru berkomitmen untuk memperluas investasinya ke tahap berikutnya, misalnya KCC Glass, POSCO dan beberapa perusahaan lain yang akan masuk ke fase kedua.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rosan, kemampuan Indonesia dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi merupakan salah satu faktor utama yang diakui oleh investor sebagai fondasi penting dalam pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

“Karena itu adalah modal utama dari setiap investasi yang merupakan long term commitment kepada Indonesia. Dan ini juga diakui oleh mereka semua sehingga investasi yang masuk itu mereka malah menyampaikan untuk yang fase kedua,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa pemerintah akan terus menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dicapai agar segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

“Kami meyakini ke depannya investasi yang masuk ke Indonesia ini akan terus berkembang, dan memberikan, kembali lagi yang Pak Presiden sampaikan, manfaat untuk kita semua,” tandasnya.

Rosan menyebutkan bahwa keterlibatan langsung Presiden Prabowo dalam berdialog dengan pelaku usaha menjadi faktor kunci yang mendorong respons positif dari dunia usaha.

“Mereka bisa menyampaikan langsung ke Bapak Presiden inputnya, kemudian feedback-nya, dan juga apa kendala-kendalanya yang memang mereka ada di Indonesia dan Bapak Presiden sangat responsif dan sangat terbuka. Dan ini sangat-sangat direspons positif oleh dunia usaha,” ujar Rosan.

Ia menjelaskan, selama kunjungan tersebut, pemerintah Indonesia melakukan berbagai pertemuan strategis dengan pelaku industri besar.

Di Jepang, forum bisnis dihadiri lebih dari 300 pengusaha, disertai pertemuan terbatas dengan 12 perusahaan besar. Sementara di Republik Korea, dilakukan pertemuan intensif dengan 11 perusahaan besar.

Rosan menambahkan, di tengah ketidakpastian geopolitik global, minat investasi dari Jepang dan Korea terhadap Indonesia justru terus meningkat. Secara rata-rata, investasi Korea tumbuh sekitar 14 persen per tahun, sementara Jepang sekitar 8–9 persen per tahun.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB