Apakah Sekarang Waktu Tepat Beli Bitcoin (BTC)? 

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin

Jaktara – Bitcoin (BTC) kembali berada di titik krusial setelah gagal mempertahankan area konsolidasi US$90.000.

Dalam beberapa hari terakhir, harga bergerak turun mendekati zona support US$65.000, sementara resistance kuat bertahan di kisaran US$70.000.

Pergerakan yang semakin menyempit ini membuat pasar bersiap menghadapi breakout besar. Arah selanjutnya dinilai akan menentukan tren jangka menengah Bitcoin.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

BTC Tertekan, Sentimen Jangka Pendek Melemah

Data terbaru menunjukkan Bitcoin kini bergerak di sekitar level tertinggi 2021 di area US$69.000. Upaya menembus US$70.000 berulang kali gagal, sementara tekanan jual juga belum cukup kuat untuk menjatuhkan harga di bawah US$65.000.

Kondisi tersebut menciptakan fase kompresi volatilitas. Dalam pola historis Bitcoin, periode seperti ini kerap diikuti pergerakan tajam ke salah satu arah.

Jika BTC berhasil menembus US$70.000 secara meyakinkan, analis melihat potensi kenaikan menuju US$74.000 dan bahkan retest US$80.000. Sebaliknya, jika support US$65.000 runtuh, risiko koreksi terbuka ke US$60.000 hingga US$55.000.

Sharpe Ratio Turun ke Level Ekstrem

Sumber gambar: CryptoQuant via CoinPedia

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah Sharpe ratio jangka pendek Bitcoin. Indikator ini mengukur imbal hasil dibanding risiko volatilitas.

Saat ini Sharpe ratio berada di zona negatif dalam. Secara historis, kondisi tersebut sering muncul mendekati titik terendah siklus pasar.

Pada fase sebelumnya, level ekstrem ini muncul saat sentimen pasar didominasi ketakutan sebelum harga berbalik naik dalam jangka panjang.

Meski tidak menjamin pembalikan cepat, pola historis tersebut membuat sebagian pelaku pasar menilai area sekarang sebagai potensi peluang akumulasi.

Whale Buka Long US$66 Juta

Sumber Gambar: X.com

Di tengah konsolidasi, data terbaru menunjukkan satu whale membuka posisi long Bitcoin senilai US$66 juta dengan leverage 3x. Level likuidasi posisi tersebut berada di sekitar US$43.785.

Posisi itu saat ini mencatat keuntungan belum terealisasi sekitar US$22 juta, menandakan keyakinan terhadap potensi kenaikan lanjutan.

Namun leverage tinggi juga meningkatkan risiko volatilitas. Jika harga bergerak berlawanan arah, tekanan likuidasi dapat mempercepat penurunan

Bitcoin di Level Penentuan Arah

Struktur teknikal mingguan menunjukkan candle yang semakin menyempit di dekat zona order bulanan penting. Kombinasi kompresi harga dan peningkatan posisi leverage membuat pasar berpotensi mengalami pergerakan besar dalam waktu dekat.

Level US$70.000 menjadi kunci untuk membuka ruang kenaikan lanjutan. Sementara US$65.000 menjadi batas pertahanan utama bagi pembeli.

Pasar kini menunggu konfirmasi arah. Breakout atau breakdown dari range ini kemungkinan akan menentukan fase berikutnya Bitcoin.

Kesimpulan

Bitcoin saat ini berada di fase penentuan tren. Indikator Sharpe ratio yang turun ke level negatif ekstrem secara historis sering muncul mendekati fase bottom jangka panjang. Namun secara teknikal, harga masih terjebak dalam rentang US$65.000–US$70.000 tanpa konfirmasi arah.

Penembusan di atas US$70.000 dapat membuka peluang kenaikan lanjutan, sementara kegagalan mempertahankan US$65.000 berisiko memicu koreksi lebih dalam.

Dengan leverage yang meningkat dan volatilitas yang terkompres, pasar berpotensi mengalami pergerakan tajam dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB