Titiek Soeharto Dorong Indonesia Swasembada Bawang Putih dan Kedelai

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, mendorong Indonesia memperluas swasembada pangan tidak hanya beras dan jagung, tetapi juga komoditas strategis lain, seperti bawang putih hingga kedelai.

“Saya mendorong untuk swasembada bawang putih sama kedelai,” kata Titiek saat ditemui setelah menghadiri Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu.

Ia menyampaikan harapan agar ke depan Indonesia mampu mencapai swasembada gula, garam, kedelai, bawang putih, serta berbagai jenis bawang yang selama ini masih dipenuhi dari pasokan luar negeri.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penguatan produksi dalam negeri menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor pangan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil pertanian nasional secara berkelanjutan dan merata.

Ia menekankan upaya mengurangi impor kedelai harus dimulai dari peningkatan penanaman di dalam negeri, sehingga pasokan bahan baku pangan seperti tempe dapat dipenuhi dari produksi petani Indonesia.

Dia menegaskan pengalaman kegagalan dalam budi daya kedelai tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti, melainkan harus menjadi pelajaran agar penanaman terus diulang dan diperbaiki melalui pendampingan serta penelitian.

“(Jika) pernah gagal, jangan gagal terus berhenti, harus diulang lagi. Kita banyak akademisi dari universitas yang bisa menemukan. Enggak perlu kita bibit impor, yang lokal aja, karena sesuai dengan iklim Indonesia,” ujarnya.

Titiek menyebut banyak akademisi dari berbagai universitas telah meneliti dan menemukan bibit kedelai unggul yang sesuai dengan kondisi iklim Indonesia, sehingga tidak selalu bergantung pada bibit impor.

Ia menilai penelitian sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan budi daya, termasuk perbedaan karakteristik tanah di berbagai daerah, sehingga produksi kedelai nasional dapat meningkat secara bertahap dan berkelanjutan.

Terkait target waktu swasembada komoditas selain beras itu, Titiek berharap pencapaiannya dapat dilakukan secepat mungkin, terutama untuk bawang putih dan kedelai yang tingkat impornya tergolong tinggi.

Ia menegaskan upaya mempercepat swasembada pangan harus diarahkan untuk kepentingan rakyat, melalui peningkatan produksi dalam negeri, penguatan penelitian, serta kerja bersama antara pemerintah, petani, dan akademisi.

“Terutama bawang putih ya, impornya banyaki, yang menikmati impor-impor tuh kemarin udah kebanyakan. Jadi, udah sekarang kita bener-bener kerja untuk rakyat,” kata Titiek.

Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun 2025, yang diumumkan langsung Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1). Di tahun 2025, Indonesia mampu memasok kebutuhan dalam negeri tanpa ada importasi.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB