Tepatkah Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Pengamat pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi, menilai pengunduran diri Iman Rachman dari kursi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai langkah yang tepat. Ia menilai, pengunduran diri tersebut murni karena keinginan dan bukan paksaan.

“Ya apa yang dilakukan oleh Iman Rachman ini menurut saya sudah cukup bagus,” ujar dia kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Ibrahim memahami bahwa sebagai sosok pimpinan jika terjadi masalah yang cukup besar dan berkaitan dengan gejolak pasar, maka sudah sepantasnya ia mengundurkan diri. Ini juga menjadi tanggungjawab moral kepada publik.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengunduran diri ini bukan dipaksa, tetapi keinginan dari hati supaya pasar ini kembali percaya terhadap regulasi yang ada di Indonesia,” imbuh dia.

Oleh karenanya, kata Ibrahim, langkah pengunduran diri iman ini harus diapresiasi oleh seluruh pihak. Langkah ini juga mengindikasikan hawa pimpinan pimpinan di indonesia sudah melek mata jika terjadi suatu masalah.

“Mereka (Iman Rachman) sudah tahu bahwa pada saat ada satu masalah sebelum dikeluarkan mendingan dia mengundurkan,” tandas dia.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, pada Jumat (30/1/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas fluktuasi tajam yang melanda pasar saham dalam dua hari terakhir.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujarnya di Bursa Efek Indonesia.

Terkait keberlangsungan operasional bursa, ia memastikan bahwa proses transisi akan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. analisis dampak pasar ke dalam berita ini?

“Dokumentasi, administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nantinya akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru,” jelas dia.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB