Jaktara – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menunjukkan sikap tidak kompromi terhadap budaya birokrasi lama di internal partainya.
Ia secara tegas memperingatkan para pengurus agar tidak memberikan laporan formalitas yang hanya bertujuan untuk menyenangkan atasan atau yang dikenal dengan istilah ABS (Asal Bapak Senang).
Kaesang mencium adanya potensi laporan yang tidak sesuai dengan realita di lapangan. Baginya, kejujuran data jauh lebih penting daripada sekadar angka-angka manis di atas kertas yang bersifat manipulatif.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk itu saya tidak butuh laporan ABS (Asal Bapak Senang). Isinya kok tipu-tipu saja. Saya butuhkan data riil di lapangan,” ujar Kaesang Kaesang dalam Rakernas PSI 2026 di Makassar Sulawesi Selatan, dikutip dari YouTube PSI, Kamis (29/1/2026).
Kaesang mengungkap alasannya belakangan ini gencar turun ke daerah-daerah. Ia menyatakan bahwa kehadirannya di tingkat DPD hingga DPC adalah untuk memverifikasi secara langsung apakah laporan yang sampai ke mejanya sesuai dengan kenyataan.
“Itulah sebabnya saya itu tidak hanya di Jakarta, tapi saya turun ke teman-teman DPD dan DPC supaya saya tahu permasalahan riilnya, tidak hanya ABS,” tambahnya lagi.
Sebelumnya, putra bungsu Presiden ke-7 RI ini memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pengurus partainya.
Tak main-main, ia menegaskan bakal melakukan evaluasi total dan tidak segan-segan mencopot pengurus yang dinilai tidak bekerja maksimal.
“Saya tahu di sini saya bisa tunjuk mana yang belum kerja dan sudah kerja,” kata Kaesang.
Penulis : Bayu Aji
Editor : Arshaka Ruby







