Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Penyerapan untuk Program MBG

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan adanya depresiasi harga di tingkat peternak unggas tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Menurutnya pemerintah harus hadir agar level harga di tingkat produsen pangan dapat sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) demi menjaga keberlangsungan usaha peternak unggas nasional. Salah satunya dengan mendorong penyerapan komoditas tersebut pada progam Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Harga yang turun, tidak kalah pentingnya. Ini (peternak unggas) kesulitan. Telur turun drastis. Harga di peternak itu (bisa) Rp 18.000 sampai 20.000 per kilo. Kemudian ayam juga turun drastis,” ungkap Kepala Bapanas Amran dalam rapat pengendalian inflasi di Jakarta, Senin (15/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah sepakat untuk melaksanakan optimalisasi penyerapan produk peternak unggas untuk menunjang program MBG. Tentunya program strategis ini diharapkan dapat menjadi alat kontrol fluktuasi harga pangan pokok, terutama sebagai bantalan keekonomian harga produsen pangan dalam negeri.

“Kami sudah koordinasi. MBG agar konsumsi telur dan ayamnya dinaikkan dari satu kali per minggu, kalau bisa tiga kali per minggu. Kami komunikasi langsung dengan Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) agar segera realisasikan konsumsi telur ayam, (sehingga) bisa menjadi alat kontrol untuk mengontrol harga pangan,” kata Amran.

Adapun pergerakan harga ayam broiler tingkat peternak dalam pantauan Bapanas mulai bergerak positif. Rerata harga secara nasional per 15 Juni tercatat telah berada di Rp 22.107 per kilogram (kg). Level harga tersebut mulai naik 0,56 persen dibandingkan harga sehari sebelumnya di Rp 21.984 per kg. Sementara dibandingkan seminggu sebelumnya juga sudah naik tipis 0,02 persen.

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan memiliki rerata harga ayam broiler tingkat peternak paling rendah dengan harga Rp 18.438 per kg. Sementara provinsi dengan rerata harga paling tinggi ada di Riau dengan harga Rp 27.000 per kg atau telah melampaui HAP tingkat peternak yang ditetapkan di Rp 25.000 per kg.

Selanjutnya mengenai pergerakan harga telur ayam ras tingkat peternak secara nasional, per 15 Juni telah berada di Rp 24.019 per kg. Provinsi Sumsel kembali tercatat dengan rerata harga paling rendah di Rp 22.000 per kg. Untuk provinsi dengan rerata harga paling tinggi ada di Sulawesi Utara dengan Rp 28.000 per kg yang telah melebihi HAP tingkat peternak di Rp 26.500 per kg.

Selain memperluas akses penyerapan produk ternak unggas di hilir, pemerintah juga membantu peternak unggas dalam negeri agar biaya produksi dapat semakin efisien. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan telah dijalankan sejak 9 Mei 2026.

Untuk pelaksanaan program SPHP jagung pakan, Bapanas telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 678 miliar di tahun ini. Total alokasi penyaluran sebanyak 242 ribu ton dan dapat berlangsung hingga akhir 2026. Sebanyak lebih dari 5 ribu peternak yang terdiri dari skala mikro, kecil, dan menengah dengan total populasi 53 juta ekor unggas pada 26 provinsi menjadi target sasaran SPHP jagung pakan tahun ini.

Dalam catatan Bapanas, realisasi salur SPHP jagung pakan yang telah dijalankan Perum Bulog sampai 15 Juni mencapai 42,4 ribu ton atah sekitar 19,9 persen dari target sementara 213,2 ribu ton. Masih ada sisa pagu 28,8 ribu ton lagi yang masih sedang diproses bersama Kementerian Pertanian untuk memperoleh tambahan peternak penerima manfaat.

Berita Terkait

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar
Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026
Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen
Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia
Pemerintah Bongkar Dugaan Mafia Beras, Kerugian Negara Tembus Rp71 T
KKP Dukung Pemanfaatan Ruang Laut untuk Lindungi Mangrove & Populasi Kerang Dara di Belitung
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik, Tapi Kesenjangan Masih Lebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Miris, 0,12% Rekening Kaya Kuasai 70% Total Simpanan Bank di Indonesia

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB