Garuda Indonesia Group Siapkan 1,3 Juta Kursi Penerbangan Selama Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Garuda Indonesia

Pesawat Garuda Indonesia

Jaktara — Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bersama anak usahanya Citilink menyiapkan sedikitnya 1,3 juta kursi penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode peak season Idulfitri 1447 H/2026. Kapasitas tersebut disiapkan untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026.

Dari total kapasitas tersebut, 616 ribu kursi disediakan oleh Garuda Indonesia dan 742 ribu kursi oleh Citilink, yang didukung oleh 7.634 frekuensi penerbangan, terdiri dari 3.325 penerbangan Garuda Indonesia dan 4.309 penerbangan Citilink.

Sebagai langkah antisipatif terhadap tingginya permintaan, Garuda Indonesia Group juga merencanakan 449 penerbangan tambahan (extra flight) yang terdiri dari 146 penerbangan Garuda Indonesia dan 303 penerbangan Citilink.

Garuda Indonesia Group memproyeksikan bahwa terdapat sejumlah rute yang akan memiliki permintaan cukup tinggi yakni, antara lain Jakarta–Padang, Jakarta–Medan, Jakarta–Balikpapan, Jakarta–Pekanbaru, dan Jakarta–Jambi untuk rute domestik. Sementara untuk rute internasional mencakup Jakarta–Singapura, Jakarta–Jeddah, Jakarta–Madinah, serta Denpasar–Narita (Tokyo).

Adapun Garuda Indonesia memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Dani Haikal Iriawan mengatakan kesiapan kapasitas penerbangan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.

“Momentum Idulfitri menjadi periode yang paling ditunggu bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga maupun berlibur. Karena itu kami memastikan kesiapan layanan penerbangan dapat terpenuhi secara optimal sepanjang periode peak season Lebaran,” ujar Dani.

Kesiapan operasional tersebut didukung oleh 101 armada yang terdiri dari 60 armada Garuda Indonesia dan 41 armada Citilink. Armada Garuda Indonesia meliputi 6 Boeing 777-300ER, 11 Airbus A330 Series, dan 43 Boeing 737-800NG. Sementara armada Citilink terdiri dari 39 Airbus A320 dan 2 ATR 72-600.

Selain kesiapan armada, Garuda Indonesia Group juga memastikan kesiapan awak pesawat, sistem operasional, hingga layanan pelanggan selama periode angkutan Lebaran. Garuda Indonesia juga mengaktifkan Posko Lebaran di sejumlah hub utama serta melibatkan karyawan melalui program piket operasional peak season.

Selanjutnya, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur Lebaran, Garuda Indonesia Group memperkuat kesiapan operasional dan layanan secara menyeluruh mulai dari memastikan kesiapan awak pesawat, menjaga kelaikan armada melalui perawatan berkala, standar layanan dan mitigasi irregularities , hingga memastikan kesiapan infrastruktur sistem dan layanan ground handling.

Di sisi lain, dukungan terhadap kemudahan pembelian tiket turut didukung oleh Garuda Indonesia Group melalui implementasi kebijakan stimulus pemerintah melalui potongan harga tiket penerbangan kelas ekonomi domestik yang telah berlaku sejak 10 Februari 2026 untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026.

Stimulus tersebut berasal dari kombinasi kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100 persen, penyesuaian Passenger Service Charge (PSC), serta fuel surcharge, yang diproyeksikan memberikan potongan harga tiket pada kisaran 13–18 persen.

Dani menambahkan bahwa penetapan harga tiket Garuda Indonesia sendiri telah mengacu kepada aturan pemerintah yakni Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan oleh regulator.

“Kami berharap kesiapan angkutan Lebaran ini dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik sekaligus menghadirkan pengalaman terbang yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Dani.

Berita Terkait

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia
Bandara Husein Sastranegara Kantongi Sertifikat Layani Pesawat Jet Sekelas Boeing 737-800
Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026
Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen
Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Purbaya Kantongi Dukungan Penuh dari China Terkait Penerbitan Panda Bond

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:28 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:24 WIB

Bandara Husein Sastranegara Kantongi Sertifikat Layani Pesawat Jet Sekelas Boeing 737-800

Senin, 22 Juni 2026 - 21:07 WIB

Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:41 WIB

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:39 WIB

Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind

Berita Terbaru

Nasional

Tekanan Politik DPR di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:00 WIB

Ekonomi & Bisnis

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur Bank Indonesia

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:28 WIB

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB