Elnusa Realisasikan Capex Rp566 Miliar untuk Perkuat Momentum Pertumbuhan

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Elnusa Tbk. (Dok. Elnusa)

PT Elnusa Tbk. (Dok. Elnusa)

Jaktara – PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025.

Dari target Rp594 miliar, Perseroan berhasil merealisasikan Rp566 miliar atau setara 95%, mencerminkan komitmen kuat terhadap modernisasi teknologi, peningkatan keandalan aset, serta efisiensi operasional untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional.

Langkah investasi tersebut sejalan dengan kinerja fundamental Perseroan yang tetap solid sepanjang tahun buku 2025.

Elnusa mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun atau tumbuh 8% secara tahunan, EBITDA Rp1,5 triliun, serta laba bersih Rp718 miliar dengan arus kas operasi mencapai Rp1,7 triliun.

Kinerja ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat kapasitas ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, menyampaikan bahwa investasi Capex Perseroan dilakukan secara selektif untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan serta memperkuat daya saing di industri jasa energi.

“Penguatan aset dan teknologi menjadi salah satu prioritas strategis Elnusa untuk menjaga keandalan layanan sekaligus membuka peluang kontrak baru. Dengan fondasi aset yang semakin kuat dan pengelolaan keuangan yang sehat, kami optimistis Elnusa berada pada posisi yang semakin baik untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan industri energi,” ujar Nelwin.

Sepanjang 2025, Capex Perseroan dialokasikan untuk memperkuat kapabilitas di berbagai segmen bisnis.

Pada segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi, investasi difokuskan pada pengadaan Coiled Tubing Units, Cementing Units, serta Seismic Nodes guna meningkatkan kapasitas layanan well intervention dan survei seismik.

Di segmen Penjualan Barang & Jasa Distribusi & Logistik Energi, Elnusa menambah armada mobil tangki BBM untuk memperkuat jaringan distribusi energi nasional.

Sementara itu pada segmen Jasa Penunjang Migas, Perseroan melakukan penguatan armada maritim termasuk hopper barge dan docking barges, serta pengembangan fasilitas workshop dan warehouse di Batam guna meningkatkan kesiapan operasional.

Penguatan infrastruktur pendukung juga dilakukan melalui pengembangan warehouse Duri, peningkatan fasilitas firefighting di WHS BSD, serta penguatan sistem komunikasi operasional.

Portofolio bisnis Elnusa tetap menunjukkan ketahanan dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen Penjualan Barang & Jasa Distribusi & Logistik Energi sebesar 60%, diikuti segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28%, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12%.

Dari sisi neraca, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun dengan Net Profit Margin terjaga di level 5%.

Kepercayaan pasar terhadap fundamental Perseroan juga tercermin dari kinerja saham ELSA yang sempat mencatatkan level tertinggi sejak IPO serta peningkatan peringkat kredit dari PEFINDO menjadi idAA+, yang mencerminkan profil risiko kredit yang semakin kuat serta prospek bisnis yang positif.

Ke depan, Elnusa akan terus menjalankan strategi investasi yang disiplin dan selektif dengan fokus pada penguatan teknologi, optimalisasi aset, serta peningkatan efisiensi operasional.

Dengan fondasi finansial yang solid dan portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham serta mendukung ketahanan energi nasional.

Editor : Wira Dika

Berita Terkait

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!
Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa
Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei
Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter
Indonesia Peringkat ke-2 Dunia Negara Paling Tahan Guncangan Energi 2026
Harga Minyak Mentah RI Tembus 102,26 Dolar AS per Barel di Maret 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bahlil Semprot PLN Soal Pemadaman Bergilir: Segera Atasi Masalah Teknis!

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:56 WIB

Dua Pembangkit Besar Gangguan, PLN Lakukan Pengaturan Pasokan Listrik Jawa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi bagi Industri di KEK Sei Mangkei

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:59 WIB

Serikat Pekerja PLN Indonesia Power Services Tolak Permenaker 7/2026, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Direvisi

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB