Pramono Bakal Perpanjang LRT Jakarta hingga ke Ancol

Senin, 2 Maret 2026 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrian penumpang di salah satu stasiun LRT Jabodebek. Dok/KAI

Antrian penumpang di salah satu stasiun LRT Jabodebek. Dok/KAI

Jaktara – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang jalur LRT Jakarta yang saat ini beroperasi dari Stasiun Veledrome menuju Stasiun Pegangsaan Dua Kelapa Gading hingga menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara.

“Kami ada dua pilihan perpanjangan jalur LRT Jakarta ini setelah pembangunan LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua Kelapa Gading tersambung hingga Stasiun Manggarai,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta, dikutip Senin (2/3/2026).

Menurut dia pembangunan LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading tersambung hingga Stasiun Manggarai di akhir tahun ini atau di awal tahun 2027.

“Kami masih akan melakukan rapat finalisasi pembangunan hingga tersambung ke Manggarai dan tahun depan sudah beroperasi” kata dia.

Selanjutnya, jika ini telah rampung ada dua pilihan yakni memperpanjang dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Dukuh Atas. Atau menyambungkan LRT Jakarta dari Manggarai ke Kelapa Gading hingga Ancol.

“Jalur tersebut akan melewati Stasiun JIS di Tanjung Priok dan kawasan Ancol,” kata dia.

Jakarta International Stadium (JIS) yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Priok merupakan stadion bertaraf internasional yang menggelar pertandingan sepakbola level internasional maupun kandang tim kebanggaan DKI Jakarta Persija Jakarta.

Selain itu, JIS juga kerap digunakan sebagai lokasi konser internasional yang menyedot banyak animo warga Jakarta dan Indonesia untuk melihat langsung idola mereka tampil di stadion tersebut sehingga dibutuhkan akses transportasi massal yang mumpuni dan menjadi solusi.

Sebelumnya, warga Jakarta Utara, Dian berharap LRT Jakarta dapat diperpanjang hingga kawasan permukiman yang lebih jauh dari pusat kota.

“Di Jakarta Utara memang saat ini sudah ada beberapa pilihan transportasi umum seperti TransJakarta dan KRL, tapi kalau LRT Jakarta bisa menjangkau wilayah yang jauh dari pusat kota, pasti lebih banyak orang mau meninggalkan kendaraan pribadi,” kata dia.

Sementara pekerja di Kawasan Sudirman, Indra mengatakan perpanjangan jalur LRT Jakarta dapat menjadi solusi konkret untuk mengurai kemacetan harian di jalur-jalur utama lalu lintas Jakarta.

“Kalau aksesnya makin luas dan terintegrasi, orang akan berpikir dua kali untuk bawa mobil sendiri. Ini harus didukung,” katanya.

Menurut dia perluasan jalur sebaiknya diarahkan ke kawasan dengan mobilitas tinggi, seperti pusat bisnis, pendidikan, dan perkantoran.

Ia menilai selain memperluas rute, masyarakat juga mendorong agar integrasi antarmoda semakin diperkuat.

“Kemudahan perpindahan antar transportasi dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan sistem angkutan masal,” kata dia.

Berita Terkait

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500 Selama 3 Bulan
Pramono Ajak Warga Mudik ke Jakarta, Tawarkan Diskon Belanja hingga 80%
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026
Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan
Longsor di TPST Bantargebang Bukti Nyata Kegagalan Sistemik Pengelolaan Sampah Jakarta
Pramono Jamin Perawatan Korban Longsor TPST Bantargebang
Update Longsor Bantargebang: 4 Meninggal Dunia, 5 Korban Hilang Masih Dicari
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Sampaikan Duka dan Pastikan Santunan bagi Korban

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:00 WIB

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500 Selama 3 Bulan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:05 WIB

Pramono Ajak Warga Mudik ke Jakarta, Tawarkan Diskon Belanja hingga 80%

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:14 WIB

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:39 WIB

Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan

Senin, 9 Maret 2026 - 15:35 WIB

Longsor di TPST Bantargebang Bukti Nyata Kegagalan Sistemik Pengelolaan Sampah Jakarta

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB