Pramono Pastikan Seluruh Biaya Perobatan Korban Kecelakaan Transjakarta di Tanggung Penuh

Senin, 23 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Pramono Anung saat menghadiri peluncuran Indonesia City Investment Accelerator (ICIA) dalam rangkaian kegiatan Indonesia Economic Summit (IES) di Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/2/2024). Dok/Humas DKI

Gubernur DKI Pramono Anung saat menghadiri peluncuran Indonesia City Investment Accelerator (ICIA) dalam rangkaian kegiatan Indonesia Economic Summit (IES) di Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/2/2024). Dok/Humas DKI

Jaktara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh korban kecelakaan yang melibatkan dua bus Transjakarta di jalur layang koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa dipungut biaya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, manajemen Transjakarta berkomitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya perawatan terhadap 23 orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Perlu diketahui semua untuk korban ditanggung sepenuhnya oleh Transjakarta,” ujar Pramono di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2).

Berdasarkan data yang diterimanya, total korban luka mencapai 23 orang. Seluruhnya telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, yakni sebanyak 21 korban dirawat di Rumah Sakit Sari Asih dan dua korban dirujuk ke Rumah Sakit Bakti Asih.

Dari laporan yang diterimanya, Pramono menyampaikan bahwa pengemudi bus operator BMP 220263 mengantuk sehingga bus hilang kendali dan masuk ke lajur berlawanan.

“Akibat itu kemudian ada bus MYS 17100 terjadi tabrakan, yang luka dalam kejadian tersebut adalah 23,” ungkapnya.

Pramono menuturkan, meski sistem manajemen operasional Transjakarta sudah tertata, namun faktor kelelahan fisik atau human error bisa menjadi penyebab utama. Ia menduga faktor kurangnya waktu istirahat mempengaruhi konsentrasi pengemudi tersebut.

“Jadi human error, sehingga kemudian busnya menyebrang atau melintasi, melawan arah,” tandas Pramono.

Sekadar diketahui, insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, terjadi pada Senin (23/2) pagi. Kecelakaan terjadi saat bus BMP 220263 sedang melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR.

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta
Hubungkan 6 Moda Transportasi, Pemprov DKI Jakarta Mulai Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas
Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya
Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 
Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI dalam Tata Kelola Kota
Netflix Lirik Jakarta sebagai Lokasi Syuting Unggulan di Asia Tenggara
Peringati HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari di Tanggal Ini
Sambut HUT Jakarta, Masuk Ragunan Gratis di Tanggal Ini

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 09:39 WIB

Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:55 WIB

Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI dalam Tata Kelola Kota

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:40 WIB

Netflix Lirik Jakarta sebagai Lokasi Syuting Unggulan di Asia Tenggara

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB