Prabowo Tegaskan Komitmennya Atasi Stunting

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia, mengatasi stunting, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif.

Prabowo menyampaikan bahwa pengalaman turun langsung ke desa-desa membuka matanya terhadap kondisi anak-anak yang mengalami stunting.

“Saya menanyakan usia mereka dan anak-anak yang saya kira berusia empat, lima, enam tahun, ternyata berusia sepuluh, sebelas, dua belas tahun. Kemudian saya mengetahui bahwa 25 persen anak-anak kita mengalami stunting, pertumbuhan terhambat,” ucap dia dalam sambutannya pada sesi roundtable Business Summit dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/02/2026).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah melakukan penghematan anggaran melalui efisiensi belanja negara serta memangkas pengeluaran tidak produktif dan rawan penyalahgunaan, lalu mengalokasikannya kembali ke program prioritas.

“Inilah yang saya gunakan untuk mengalokasikan kembali dana ke program-program tersebut. Jadi, saya dituduh boros, dan sebagainya. Tidak, tidak, ini adalah pengalokasian kembali sumber daya,” ujarnya.

Kepala Negara menjelaskan, salah satu program utama adalah penyediaan makan bergizi gratis bagi anak-anak, yang telah mendapat pengakuan internasional. Prabowo menyampaikan bahwa Rockefeller Institute menilai kebijakan tersebut sebagai investasi terbaik.

“Setiap dolar yang dihabiskan untuk makanan gratis bagi anak-anak, menurut Rockefeller Institute, pengembaliannya setidaknya 7 dolar, tetapi dalam jangka panjang dapat memberikan pengembalian hingga 35 kali lipat,” kata Prabowo.

Prabowo menuturkan bahwa program tersebut juga menciptakan efek pengganda ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan permintaan hasil pertanian. Prabowo menambahkan, dampak kebijakan ini juga tercermin pada lonjakan konsumsi domestik.

Di hadapan para pemimpin bisnis Amerika Serikat, Presiden Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga iklim investasi dan memperkuat kemitraan strategis.

Presiden pun mengajak dunia usaha Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang.

“Seharusnya ini menjadi situasi saling menguntungkan dan semua orang mendapat manfaat. Dengan manfaat, akan tercipta kemakmuran. Itulah pelajaran yang saya pelajari dari sejarah. Kemakmuran berasal dari tata pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih. Kemakmuran berasal dari stabilitas,” lanjutnya

Berita Terkait

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK
YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur
Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
Sudah Lebih dari Sebulan, Perpres Ojol Masih ‘Gaib’
Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:41 WIB

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:07 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB