Prabowo: Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun Berantas Korupsi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres.

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas berbagai bentuk ketidakadilan di Indonesia, termasuk korupsi dan pencurian sumber daya nasional.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, Minggu (8/2/2026).

Prabowo mengatakan, sejak dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024, ia mendapati bahwa masih banyak kekayaan Indonesia yang belum dinikmati secara merata oleh masyarakat. Bahkan, sebagian kekayaan tersebut dinilai mengalir ke luar negeri.

Namun demikian, ia menegaskan kesiapannya untuk melawan berbagai praktik yang merugikan negara.

Karena itu, Prabowo menyatakan tidak akan ragu memberantas korupsi, penipuan, manipulasi, serta pencurian terhadap kekayaan yang seharusnya dinikmati rakyat Indonesia.

“Saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, ia menilai tekad tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) yang menegaskan bahwa Presiden wajib melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Menurutnya, amanat tersebut mencakup perlindungan dari ancaman fisik maupun ancaman sosial seperti kemiskinan dan kelaparan.

Ia menambahkan, tujuan tersebut hanya dapat tercapai jika kekayaan bangsa dikelola dengan baik. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya mencegah kebocoran kekayaan negara.

“Dan saya telah bersumpah di hadapan Yang Maha Kuasa, bahwa saya akan setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia selama masih ada napas di kandung badan saya. Hanya dengan pengelolaan kekayaan bangsa, baru kita bisa sungguh-sungguh sejahtera,” imbuh dia.

Prabowo kemudian mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bertekad dalam mencapai Indonesia yang lebih adil. Sebab menurutnya, persatuan adalah modal utama Indonesia untuk keluar dari jerat kemiskinan.

“Dan apabila kita berani, apabila kita pandai, apabila kita bertekad, InsyaAllah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup dalam keadaan sejahtera,” tutup dia.

Berita Terkait

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK
YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur
Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
Sudah Lebih dari Sebulan, Perpres Ojol Masih ‘Gaib’
Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:41 WIB

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:07 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB