Prabowo: Pemimpin Tidak Boleh Punya Rasa Benci dan Dendam Demi Persatuan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo dalam sambutan pada acara Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Prabowo dalam sambutan pada acara Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa kepemimpinan harus dibangun di atas keadilan, persatuan, dan kejernihan hati tanpa diselimuti rasa dendam.

Pesan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).

Di hadapan ratusan ribu warga nahdliyin dari berbagai daerah, Prabowo mengingatkan bahwa seorang pemimpin wajib menanggalkan kebencian dan dengki demi menjaga keutuhan bangsa.

“Tidak boleh pemimpin punya dendam, tidak boleh pemimpin punya rasa benci, tidak boleh pemimpin punya rasa dengki, tidak boleh pemimpin selalu mencari-cari kesalahan pihak lain,” kata Prabowo.

Ia menuturkan bahwa nilai tersebut bukanlah hal baru, melainkan ajaran yang diwariskan para ulama dan leluhur bangsa. Menurutnya, perbedaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah.

“Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu, tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan,” jelas Prabowo.

Presiden juga mengingatkan bahwa musyawarah untuk mufakat merupakan jati diri bangsa Indonesia. Tradisi musyawarah mufakat telah lama dicontohkan oleh NU dalam menjaga harmoni sosial.

“NU selalu memberi contoh, NU selalu berusaha menjaga persatuan. Dan memang itulah pelajaran sejarah,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali mengingatkan bahwa bangsa yang kuat hanya bisa terwujud jika para pemimpinnya hidup rukun. Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun.

“Karena itu saya selalu mengajak semua unsur, mari kita bersatu,” tegasnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal wajar, namun tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan.

“Boleh kita bertanding, boleh kita bersaing, boleh kita berbeda, boleh kita berdebat. Tapi di ujungnya semua pemimpin Indonesia, semua pemimpin masyarakat harus rukun, harus menjaga persatuan dan kesatuan,” ucap Prabowo.

Ia menambahkan, tujuan besar Indonesia merdeka adalah mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Karena itu, persatuan menjadi syarat mutlak untuk menghapus kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Bahwa Indonesia yang merdeka harus Indonesia yang adil, harus Indonesia yang makmur. Kita harus bersatu, kita harus bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” kata Prabowo

Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat doa dan ikhtiar bersama agar Indonesia terhindar dari perpecahan dan bencana.

Berita Terkait

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK
YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur
Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
Sudah Lebih dari Sebulan, Perpres Ojol Masih ‘Gaib’
Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:41 WIB

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:07 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB