Prabowo ke Aplikator: Kalau Tak Mau Ikut Aturan, Tak Usah Berusaha di Indonesia

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Presiden Prabowo menyoroti besarnya potongan yang selama ini dikenakan oleh perusahaan aplikator kepada para pengemudi ojek online (ojol). Ia menilai potongan tersebut harus diturunkan demi keadilan bagi pekerja.

“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen. Enak aja, lo yang keringat, dia yang dapat duit. Sorry aja. Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” tegas Prabowo saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Sebagai langkah konkret, Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Regulasi tersebut mengatur peningkatan perlindungan bagi para pengemudi, termasuk jaminan sosial dan pembagian pendapatan yang lebih berpihak kepada pekerja.

“Tadi saya bicara, harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberikan BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan. Juga tadi pembagian pendapatan, dari 80 persen untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memaparkan berbagai kebijakan lain yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja secara umum, seperti kenaikan upah minimum, penyediaan rumah bersubsidi bagi buruh, pemberian bonus hari raya bagi pengemudi dan kurir, hingga perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Pemerintah juga memberikan keringanan iuran jaminan sosial, termasuk diskon hingga 50 persen untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja bukan penerima upah.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk menghadirkan keadilan sosial serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pekerja di sektor informal

Di panggung Hari Buruh Internasional, pesan itu disampaikan dengan jelas bahwa negara hadir, melindungi, dan memastikan setiap tetes keringat pekerja mendapat penghargaan yang layak.

Berita Terkait

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta
Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
487 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek di H-1 sampai H+1 Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Prabowo: Saya yang Bertanggung Jawab Kalau Bangsa Ini Lapar
Prabowo Janjikan Perbaikan Hidup bagi 6 Juta Nelayan
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas, Tegaskan Komitmen Bela Rakyat
KAI Mulai Uji Coba KRL Lintas Bekasi–Cikarang 

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:59 WIB

Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

487 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek di H-1 sampai H+1 Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:15 WIB

Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:08 WIB

Prabowo Janjikan Perbaikan Hidup bagi 6 Juta Nelayan

Berita Terbaru

<p>Pramono Upayakan tak Ada PHK PPPK di Pemprov DKI</p>

Ekonomi & Bisnis

Potret Dunia Kerja RI: Cuma 40% Bekerja Sesuai Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:50 WIB