Prabowo Jawab Tudingan soal MBG Hambur-hamburkan Uang

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Presiden Prabowo Subianto membantah tudingan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghambur-hamburkan uang negara. Ia menegaskan bahwa anggaran program unggulan tersebut merupakan hasil efisiensi dan penghematan dari berbagai kegiatan birokrasi yang tidak produktif.

“Waktu saya meluncurkan program ini, saya diejek, saya dijelek-jelekkan, saya dituduh macam-macam. Saya juga tidak mengerti. Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya. Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal. Program ini menghambur-hamburkan uang,” ujar Presiden Prabowo, Jumat (13/2/2026).

Prabowo menjelaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar karena sumber pendanaan MBG justru berasal dari pemangkasan budaya boros di pemerintahan. Ia berkomitmen untuk menyelamatkan kekayaan negara dari praktik korupsi dan penggelembungan anggaran.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal saudara-saudara, uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi, akan dihabis-habiskan untuk memperkaya oknum-oknum pribadi-pribadi,” tegasnya.

Presiden secara spesifik menyoroti sejumlah kegiatan yang kini ditekankan untuk dikurangi, mulai dari rapat di hotel hingga kunjungan kerja yang tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“Budaya menghabis-habiskan anggaran, budaya menggelembungkan anggaran, budaya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif, tidak ada manfaat bagi bangsa, negara, dan rakyat, itu terus dilaksanakan. Rapat-rapat di hotel-hotel di luar kota, seminar-seminar, konferensi-konferensi, kunjungan-kunjungan yang tidak bermanfaat. Rakyat ditipu, rakyat dibohongi. Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini,” jelas Prabowo.

Meskipun mengalokasikan dana besar untuk gizi nasional, Prabowo memastikan bahwa kondisi fiskal negara tetap terjaga dalam batas aman. Ia menekankan bahwa pemerintah tetap disiplin menjaga parameter ekonomi makro.

“APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri, 3% defisit kita, saudara-saudara sekalian. 3% dari PDB. Dan saya bertekad kita akan berusaha sekeras mungkin untuk kita kurangi dari situ,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Badan Gizi Nasional melaporkan program MBG telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat dengan dukungan 23.000 dapur SPPG yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB