Jaktara – Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang pengendara mobil dan pengendara sepeda motor viral di media sosial.
Insiden ini dipicu oleh teguran pemotor terhadap pengemudi mobil yang kedapatan merokok sambil berkendara.
Peristiwa bermula saat seorang pemotor (perekam video) mendekati sebuah mobil hitam di tengah kemacetan pada malam hari.
Pemotor tersebut menegur sang sopir karena abu dan asap rokoknya dianggap mengganggu dan membahayakan pengendara lain di belakangnya.
“Bang, nggak boleh bang, matiin rokoknya. Asap lu kena orang, abu lu kena orang,” ujar pemotor tersebut dalam video dikutip dari akun Instagram @mintadisundut, Rabu (4/3/3036).
Bukannya menerima teguran, pengemudi mobil yang mengenakan kemeja biru tersebut justru tersulut emosi. Ia langsung turun dari mobilnya dan menghampiri pemotor dengan nada menantang.
Suasana semakin memanas saat pengemudi mobil tersebut mulai melakukan kontak fisik dengan mendorong dan menarik kerah baju pemotor. Ia berulang kali melontarkan pertanyaan dengan nada tinggi,
“Lu puasa nggak? Gue buka puasa!” seolah menjadikannya alasan untuk merokok di dalam kendaraan.
Meski pemotor berusaha menjelaskan bahwa merokok sambil berkendara dilarang oleh aturan lalu lintas, pengemudi mobil tetap bersikeras bahwa tindakannya adalah hal yang wajar.
“Bukan masalah nggak boleh, wajar lah!” teriak pengemudi mobil tersebut di depan wajah pemotor.
Perlu diketahui, larangan merokok saat berkendara diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 12 Tahun 2019 dan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009.
Aktivitas merokok dianggap dapat mengganggu konsentrasi serta abunya berisiko mengenai mata pengendara lain, yang dapat menyebabkan kecelakaan.









