Pemerintah Siapkan 800 Unit Hunian di Kawasan Senen dan Tanah Abang

Rabu, 1 April 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Pemerintah menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) sebanyak 800 unit di sejumlah lokasi strategis Jakarta yang ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026 mendatang.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyampaikan, proyek rusun pertama akan di bangun di kawasan Senen, tepatnya di Kramat dengan menyediakan sekitar 300 unit hunin.

“Itu tanahnya Angkasa Pura, jadi kita bicara selesainya saja,” kata pria yang akrab disapa Ara tersebut, dalam konferensi pers di BP BUMN, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain proyek di Senen, pembangunan rusun juga akan dilakukan di kawasan Tanah Abang dengan kapasitas sekitar 500 unit. Proyek ini melibatkan dukungan dari PT Kereta Api Indonesia sebagai penyedia lahan dan mitra strategis pembangunan.

“Jadi ini adalah model pekerjaan baru yang saya rasa diinisiasi oleh Pak Dony Oskaria (Kepala BP BUMN) yang bukan bicara mulainya kapan, tapi selesainya kapan,” ungkap dia.

BP BUMN dalam hal ini berkomitmen penuh mendukung program presiden melalui pemanfaatan aset-aset BUMN yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Hal ini sekaligus mendukung program penataan dan optimalisasi aset BUMN.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa keterlibatan BUMN dalam program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan aset negara untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

“Dan untuk aset-aset yang tadinya tidak termanfaatkan dengan baik, tentu akan kita berikan semaksimal mungkin agar bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Dony Oskaria.

Dony menambahkan, hasil rapat menunjukkan adanya potensi pemanfaatan lahan milik Angkasa Pura Indonesia dan Kereta Api Indonesia yang belum dimanfaatkan dapat dikembangkan menjadi hunian bagi masyarakat.

Menurutnya, identifikasi terhadap aset-aset BUMN lain yang belum optimal juga akan terus dilakukan guna mendukung percepatan program perumahan rakyat.

“Ke depan, tentu masih banyak aset lain yang terus kami identifikasi. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan BUMN terhadap program Presiden sebagaimana arahan Menteri PKP dan Sekretaris Kabinet, dan kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik,” lanjut Dony.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB