Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta. Pendaftaran dilakukan pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan bahwa program ini diprioritaskan untuk lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun serta telah memiliki akun pada platform SIAPkerja.

Seluruh rangkaian pelatihan vokasi disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program tersebut disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja agar peserta siap bekerja maupun berwirausaha.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini. Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas, Minggu (17/5/2026).

Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dengan pendaftaran pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id dan platform SIAPkerja. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara dilaksanakan pada 10–17 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juni 2026, sedangkan kick off dan orientasi program dilaksanakan pada 22 Juni 2026.

Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan.

Berita Terkait

Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
487 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek di H-1 sampai H+1 Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Prabowo: Saya yang Bertanggung Jawab Kalau Bangsa Ini Lapar
Prabowo Janjikan Perbaikan Hidup bagi 6 Juta Nelayan
Prabowo ke Aplikator: Kalau Tak Mau Ikut Aturan, Tak Usah Berusaha di Indonesia
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas, Tegaskan Komitmen Bela Rakyat
KAI Mulai Uji Coba KRL Lintas Bekasi–Cikarang 

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:59 WIB

Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

487 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek di H-1 sampai H+1 Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:15 WIB

Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:08 WIB

Prabowo Janjikan Perbaikan Hidup bagi 6 Juta Nelayan

Berita Terbaru

<p>Pramono Upayakan tak Ada PHK PPPK di Pemprov DKI</p>

Ekonomi & Bisnis

Potret Dunia Kerja RI: Cuma 40% Bekerja Sesuai Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:50 WIB