Indonesia Pandang Solusi Dua Negara sebagai Jalan Damai Berkelanjutan untuk Palestina

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Indonesia memandang bahwa solusi dua negara merupakan jalan damai berkelanjutan untuk Palestina. Untuk itu, Indonesia berkomitmen mengusahakan agar solusi dua negara bisa terwujud.

“Ya, Indonesia berkomitmen untuk melakukan apa pun untuk solusi yang berkelanjutan. Dan menurut kami, satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah solusi dua negara dengan Palestina yang merdeka,” kata Presiden RI Prabowo Subianto usai pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Yang Mulia King Abdullah II, di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026) sore waktu setempat.

Berpijak dari pemikiran ini, lanjut Prabowo, Indonesia memutuskan untuk bergabung ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Di dalam BoP, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggagas 20 poin perdamaian yang mengarah pada solusi dua negara.

BoP dibentuk usai Trump mengajukan 20 poin perdamaian untuk Gaza dan disetujui oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada 18 November 2025.

“Kami mendukung rencana 20 poin Presiden Trump itu. Semuanya bertujuan dan berupaya untuk mencapai solusi yang berkelanjutan tersebut (solusi dua negara),” kata Prabowo.

Dalam hal ini, Yordania pun sepakat bahwa solusi dua negara harus diwujudkan untuk kemerdekaan Palestina. Bagi Prabowo, kesamaan ini akan memperkuat perjuangan menuju keberhasilan.

“Kami merasa bahwa hal ini dapat memengaruhi keberhasilan apa pun yang kami coba lakukan di Gaza,” katanya.

Raja Yordania menyampaikan apresiasi atas kepedulian Indonesia terhadap rakyat Palestina dan peran aktif era pemerintahan Prabowo dalam upaya perdamaian.

“Saya tahu Anda (Prabowo) berkomitmen untuk menghadirkan perdamaian dan ketenangan, dan sekali lagi komitmen Anda yang sangat berani untuk melindungi rakyat Gaza sangat penting,” ujar Raja Abdullah II.

Berita Terkait

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK
YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur
Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
Sudah Lebih dari Sebulan, Perpres Ojol Masih ‘Gaib’
Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:41 WIB

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:46 WIB

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Ada Demo di DPR, Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Tol Slipi Imbas 

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:07 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Selama Periode Libur

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB