ASDP Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah menyiapkan perjalanan mudik saat Lebaran 2026 berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar, khususnya di lintasan strategis Sumatera–Jawa–Bali yang menjadi urat nadi pergerakan nasional.

Sejak berakhirnya periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, ASDP telah memulai langkah kesiapan berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa penguatan layanan dilakukan menyeluruh—mulai dari kesiapan armada, optimalisasi fasilitas, hingga kolaborasi erat dengan regulator dan para pemangku kepentingan.

Di lintasan Merak–Bakauheni, ASDP menyiapkan 75 kapal yang beroperasi sesuai pengaturan jadwal regulator.

Bersama stakeholder dan mitra, penguatan layanan dilakukan melalui penambahan Dermaga Ekspres Pelabuhan Merak menjadi dua dermaga, peningkatan kapasitas dermaga di Pelabuhan Ciwandan, serta penyiapan pelabuhan contingency seperti Krakatau Bandar Samudera (KBS) Cilegon, dan Pelabuhan Panjang-Bandar Lampung.

“Langkah antisipatif ini dirancang untuk menjaga kelancaran operasional saat puncak arus kendaraan dan penumpang,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (29/1/2026).

Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, 56 kapal disiagakan. Kapasitas layanan turut diperkuat dengan penambahan kapal berkapasitas besar (GRT besar) dari lima menjadi tujuh unit.

Strategi ini meningkatkan daya angkut sekaligus mempercepat rotasi kapal, sehingga waktu tunggu dapat ditekan selama periode tersibuk Angkutan Lebaran.

Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi

Dari sisi manajemen arus, ASDP mengoptimalkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat pada kondisi padat, didukung pemantauan real time melalui Port Operational Control Center.

Evaluasi buffer zone juga menjadi fokus penting. Berbekal pengalaman tahun sebelumnya, ASDP memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Kepolisian dan Badan Usaha Jalan Tol agar buffer zone berfungsi efektif sebagai area penyangga dan pengendali kepadatan, baik saat pelabuhan lengang maupun ketika lonjakan terjadi.

Transformasi digital tetap menjadi tulang punggung pengelolaan arus. Sistem tiket daring Ferizy dioptimalkan di seluruh lintasan, termasuk dukungan kenyamanan tambahan melalui Ferizy Lounge.

Tiket penyeberangan dapat dipesan mulai H-60 sebelum keberangkatan, sehingga masyarakat diimbau merencanakan perjalanan sejak dini dan datang sesuai jadwal pada tiket.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi potensi cuaca ekstrem menjelang periode Angkutan Lebaran, seiring masih aktifnya Monsun Asia sebagaimana diprakirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang berpotensi meningkatkan curah hujan dan dinamika perairan.

ASDP terus memastikan fleksibilitas tiket layanan melalui kebijakan refund dan reschedule, sehingga pengguna jasa dapat menyesuaikan rencana perjalanan apabila terjadi penyesuaian operasional guna menjaga keselamatan penyeberangan.

ASDP menegaskan pentingnya membeli tiket hanya melalui kanal resmi untuk menghindari praktik percaloan dan potensi kerugian.

Pergerakan Penumpang Lebaran Capai 5,8 Juta Orang

Berbasis data, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen.

Proyeksi ini menjadi dasar penyusunan kapasitas dan pengaturan operasional secara menyeluruh.

Dengan strategi terukur, kolaborasi lintas sektor, dan disiplin bersama, ASDP optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan berkesan—mengantarkan setiap pemudik kembali ke rumah dengan tenang.

Sumber Berita: Siaran Pers

Berita Terkait

Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026
Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen
Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta
Purbaya Kantongi Dukungan Penuh dari China Terkait Penerbitan Panda Bond
Berganti Kepemimpinan, Ini Daftar Transformasi PELNI Ddi Bawah Tri Andayani
Dukung Ekonomi Biru, KKP Ajak Dunia Usaha Perkuat Investasi Berkelanjutan di Ruang Laut

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:07 WIB

Pemerintah Resmi Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Semester II-2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:41 WIB

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:47 WIB

Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

Senin, 22 Juni 2026 - 13:39 WIB

Investor Dapat Perlindungan Hukum Jika Beli Patriot Bond & Merah Putih Bind

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:14 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Targetkan 20 Ribu Peserta

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Senin, 22 Jun 2026 - 20:41 WIB