Pemkot Jakut Waspadai Banjir Rob di April

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah pesisir. </p>

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah pesisir.

Jaktara – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bergerak cepat mengantisipasi ancaman rob dan genangan di sejumlah wilayah pesisir. Langkah ini dilakukan untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal, seiring prediksi pasang air laut yang berpotensi terjadi pada April mendatang.

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Yudo Widiatmoko mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, potensi banjir rob diprakirakan terjadi pada 19 April 2026 dengan ketinggian muka air laut mencapai sekitar 1,15 meter.

“Semoga nantinya semua masih cukup kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yudo menjelaskan, sejumlah titik rawan rob tersebar di beberapa wilayah Jakarta Utara. Untuk Kecamatan Penjaringan, lokasi rawan meliputi Kapuk Raya, Muara Angke, Pelabuhan Nizam Zachman, kawasan Baywalk Pluit, serta tanggul Pelindo Muara Baru.

Kemudian, di Kecamatan Pademangan, genangan biasa terjadi di Jalan Lodan Raya, Ancol Timur Utara, dan Jalan Ketel Uap. Untuk Kecamatan Cilincing, wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Marunda Pulo dan Marunda Makmur, khususnya di sekitar MTs Al Kasyaf.

“Kalau di Kecamatan Tanjung Priok dan Koja itu titik rawan genangan berada di Jalan RE Martadinata dan Jalan Arteri Kali Sunter,” bebernya.

Ia menegaskan, untuk mengantisipasi potensi rob tersebut telah disiapkan berbagai langkah strategis. Upaya yang dilakukan meliputi pembangunan dan peninggian tanggul, pengerukan lumpur kali, pemasangan tanggul darurat di sejumlah titik, serta pengoperasian pompa air di berbagai lokasi rawan.

“Kami juga telah menyiagakan 150 personel Pasukan Biru, 20 unit pompa apung, 16 unit pompa mobile, serta delapan stasiun pompa lengkap dengan operatornya,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengingatkan pentingnya peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan penanganan banjir rob.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan aksi nyata serta mempercepat sinkronisasi data kebencanaan.

Fredy menjadwalkan kunjungan lapangan pada 30 hingga 31 Maret mendatang untuk meninjau dan mengecek berbagai upaya mitigasi yang telah dilakukan.

“Segera jadwalkan kunjungan untuk melihat langsung aksi pencegahan, mulai dari kesiapan perahu karet hingga progres pengerjaan tanggul mitigasi dan pembersihan saluran, seperti di wilayah RE Martadinata, Penjaringan, hingga Muara Karang,” ucapnya.

Selain kesiapan fisik, Fredy meminta agar jalur-jalur protokol harus tetap berfungsi optimal saat terjadi pasang air laut maupun hujan lebat. Akses jalan utama tidak boleh terganggu akibat genangan.

“Antisipasi jalur protokol sangat penting. Jangan sampai akses utama lumpuh karena tergenang. Kita harus memastikan langkah pencegahan di jalur tersebut berjalan efektif,” imbuhnya.

Fredy juga meminta jajaran kelurahan dan kecamatan untuk aktif membongkar hambatan di saluran air yang berpotensi menyebabkan penyumbatan. Upaya ini dinilai penting untuk memperlancar aliran air saat terjadi peningkatan debit.

“Semoga langkah ini mampu meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Jakarta Utara yang selama ini kerap terdampak rob, sekaligus kita meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” tandasnya.

Berita Terkait

Pemprov DKI Terapkan Pembelajaran Jarak Akibat Dampak Abu Vulkanik
Berlaku September, Tarif Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta Rp15.000
Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta
Hubungkan 6 Moda Transportasi, Pemprov DKI Jakarta Mulai Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas
Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya
Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 
Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI dalam Tata Kelola Kota
Netflix Lirik Jakarta sebagai Lokasi Syuting Unggulan di Asia Tenggara

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Berlaku September, Tarif Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta Rp15.000

Senin, 22 Juni 2026 - 09:39 WIB

Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:47 WIB

Hubungkan 6 Moda Transportasi, Pemprov DKI Jakarta Mulai Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:55 WIB

Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB