Pemudik Asal Kebumen Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Dok: Humas Kemenhub)

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Dok: Humas Kemenhub)

Jaktara – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pemudik berinisial RP, seorang ibu rumah tangga, dalam perjalanan mudik dari Bali menuju Jawa Tengah.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Heri Junaedi Bakhri, menyampaikan RP diketahui meninggal dunia oleh kru bus pada 18 Maret 2026 pagi hari, saat kendaraan sedang berada dalam perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

“Sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian negara, Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan stakeholder diantaranya Polri, PT ASDP Indonesia Ferry dan PT Pelindo memastikan pemulangan jenazah dilakukan dengan layak sampai di rumah duka yang berlokasi di Kebumen,” kata Heri dalam pernyataannya, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heri menuturkan pada pukul 14.00 WITA, jenazah telah dipulangkan melalui KMP.l Dharma Kencana 9 dengan rute Gilimanuk-Ketapang.

Selain itu, Kepala Distrik Navigasi Cilacap telah ditugaskan untuk menyambut kedatangan jenazah di rumah duka di Kebumen sebagai representasi kehadiran Kementerian Perhubungan bagi keluarga Almarhumah RP.

Ditjen Perhubungan Laut terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pelindo, dan aparat keamanan, untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik di Selat Bali.

“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut seiring perkembangan situasi di lapangan,” imbuh dia.

Heri juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan sebelum dan selama perjalanan, beristirahat yang cukup, serta segera melapor kepada petugas di lapangan apabila merasa kondisi badan tidak sehat.

“Keselamatan jiwa adalah prioritas yang utama,” pungkas dia.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB