Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

Senin, 9 Maret 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Block Mode, Inovasi Kilang Cilacap. (Dok: Pertamina)

Block Mode, Inovasi Kilang Cilacap. (Dok: Pertamina)

Jaktara – Menjelang arus mudik dan libur Idulfitri 1447 H, aktivitas di Kilang Cilacap terus bergerak tanpa henti. Di balik nyala obor kilang yang menjadi penanda denyut industri energi nasional, para pekerja memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.

Kesiapan tersebut salah satunya ditopang inovasi operasional Block Mode yang telah dijalankan sejak Mei 2024. Inovasi ini memungkinkan Kilang Cilacap mengolah campuran minyak mentah lebih fleksibel dan efisien di Kilang I Cilacap, yang sebelumnya hanya bertumpu pada minyak mentah (crude) dari Timur Tengah.

Manager Refinery Business & Optimization Kilang Cilacap, Endah Purbarani, menjelaskan sebagai kilang terbesar di Indonesia, Kilang Cilacap terus melakukan berbagai terobosan untuk memaksimalkan fasilitas yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

“Block Mode merupakan hasil kolaborasi tim Kilang Cilacap yang didukung penuh oleh kantor Pusat. Inovasi ini memungkinkan pengolahan crude mix sehingga dapat meningkatkan yield product bernilai tinggi sekaligus memperkuat kinerja kilang,” ujar Endah, Senin (9/3/2026).

Melalui inovasi Block Mode dan pengolahan cocktail crude Kilang Cilacap mampu menjaga keandalan produksi sekaligus memastikan stok energi tetap aman selama periode peningkatan konsumsi. Operasional tidak hanya bertumpu pada pengolahan minyak mentah dari Timur Tengah, tetapi juga berbagai jenis minyak mentah dengan karakteristik serupa.

Inovasi operasional Block Mode yang telah dijalankan sejak Mei 2024. (Dok: Pertamina)

Diketahui, coktail crude merupakan hasil blending dari beberapa minyak untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan mengatakan Kilang Cilacap memiliki kapasitas terbesar, 348 ribu barrel/hari guna menyuplai 34% kebutuhan BBM nasional. Kilang Cilacap beroperasi normal dengan stok produk BBM rata-rata di atas target minimum stok yang ditetapkan.

“Kilang Cilacap beroperasi optimal untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu atau informasi yang tidak jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM,” ujarnya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional kilang dan distribusi energi. “Melalui sinergi operasional dan komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga keandalan kilang sehingga masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” tutup Agustiawan.

Bagi masyarakat Cilacap dan sekitarnya, kilang ini bukan hanya pusat pengolahan energi, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari sinilah energi diproduksi untuk menggerakkan kendaraan yang membawa jutaan pemudik pulang ke kampung halaman, mempertemukan kembali keluarga di hari yang fitri.

Berita Terkait

Efek Domino Perang Iran-AS: Potensi Defisit APBN Membengkak hingga Rp204 Triliun
Menakar Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Iran-AS
Bahlil Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel
PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Pembangkit Aman Jelang Lebaran
Prabowo Targetkan Bangun 100 Gigawatt Energi Surya Secepatnya
PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates
Elnusa Realisasikan Capex Rp566 Miliar untuk Perkuat Momentum Pertumbuhan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:11 WIB

Efek Domino Perang Iran-AS: Potensi Defisit APBN Membengkak hingga Rp204 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:27 WIB

Menakar Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Iran-AS

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:32 WIB

Bahlil Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:28 WIB

Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:01 WIB

PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Pembangkit Aman Jelang Lebaran

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB