3 Orang Meninggal Dunia Akibat Longsor di TPST Bantargebang

Senin, 9 Maret 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Longsor terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.18 WIB. Peristiwa ini dilaporkan menimpa sejumlah truk sampah yang sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, longsor terjadi saat aktivitas pengangkutan sampah tengah berlangsung di area TPST Bantargebang. Material sampah yang longsor dilaporkan menimpa sekitar lima unit truk sampah yang berada di lokasi.

“Saat truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan sampah, tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa kurang lebih lima unit truk sampah,” ujar Isnawa, Minggu (8/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan, berdasarkan laporan sementara, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Ketiganya telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia masing-masing diketahui bernama Enda Widayanti (25), seorang pemilik warung, kemudian Sumine (60), juga pemilik warung, serta Dedi Sutrisno yang merupakan pengemudi truk sampah. Dua korban perempuan dibawa ke rumah duka di Banten, sementara korban laki-laki dibawa ke rumah duka di Karawang.

“Untuk sementara tiga orang sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki,” katanya.

Isnawa menjelaskan, kejadian longsor diduga dipicu oleh hujan lebat yang disertai angin kencang di wilayah tersebut.

“Hujan lebat disertai angin kencang menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di lokasi TPST Bantargebang,” ucapnya.

Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan proses pencarian dan penanganan di lokasi kejadian. Upaya evakuasi dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan berat.

Tim yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Basarnas Special Group (BSG), Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, serta unsur TNI dan Polri setempat.

“Sedang dalam upaya pencarian oleh tim SAR gabungan dengan menggunakan sekitar 20 unit ekskavator,” kata Isnawa.

Selain itu, sejumlah peralatan pendukung juga dikerahkan oleh BPBD DKI Jakarta, seperti kantong jenazah, tali karmantel, tali webbing, helm rescue, senter jinjing, sarung tangan, serta masker untuk mendukung proses evakuasi di lapangan.

Proses pencarian dan penanganan masih terus berlangsung di lokasi kejadian hingga Minggu sore. Sementara itu, kerugian akibat peristiwa ini masih dalam tahap pendataan oleh petugas.

Berita Terkait

DAMRI Obral Tarif Rp50 Ribu Rute Bandara YIA – Yogyakarta Selama Agustus 2026
Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK
Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
Wamentan Ungkap Kronologi Kericuhan Forum Diskusi di UGM
Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan
Amran Jawab Isu “Pesta Babi” di Merauke: Yang Kami Lakukan untuk Rakyat
Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35 WIB

DAMRI Obral Tarif Rp50 Ribu Rute Bandara YIA – Yogyakarta Selama Agustus 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:41 WIB

Hampir 30.000 Pekerja di Bandung dan Mojokerto Terancam PHK

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:44 WIB

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:35 WIB

Wamentan Ungkap Kronologi Kericuhan Forum Diskusi di UGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:21 WIB

Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 400 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 12:46 WIB

Ekonomi & Bisnis

Tingkat Pengangguran di Mei Turun Jadi 7,22 Juta Orang

Rabu, 5 Agu 2026 - 12:38 WIB

Ekonomi & Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 5,29 Persen

Rabu, 5 Agu 2026 - 12:00 WIB