Komisi IV DPR Kawal Alokasi 295 Ribu Ton Pupuk Subsidi Sektor Perikanan

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Komisi IV DPR RI serta PT Pupuk Indonesia memastikan program pupuk bersubsidi hadir untuk memperkuat perikanan budi daya, khususnya pembudi daya tradisional.

Di Kabupaten Gresik, salah satu sentra budidaya ikan bandeng terbesar di Indonesia, pupuk bukan sekadar input produksi, melainkan penggerak kehidupan. Dalam pola budidaya tradisional, pupuk dibutuhkan untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami, yang menentukan keberhasilan panen.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, mengungkapkan geliat budidaya ikan di Gresik terus menunjukkan tren positif. Jumlah pembudi daya meningkat dari 13.210 orang pada 2021 menjadi 32.505 orang pada 2025 (angka sangat sementara).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produksi bandeng Gresik pada 2025 tercatat sementara sebesar 112.590 ton, memberikan kontribusi besar terhadap total produksi bandeng Jawa Timur yang mencapai 203.338 ton.

“Bagi pembudi daya tradisional, pupuk adalah penopang utama. Tanpa pupuk, pertumbuhan ikan tidak optimal dan biaya produksi meningkat. Kami mendengar langsung rasa syukur mereka ketika program pupuk bersubsidi sektor perikanan hadir,” ujar Tebe dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan, yang menjamin penyaluran tertib dan tepat sasaran.

Untuk Tahun Anggaran 2026, alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan di Jawa Timur sebesar 66.571 ton, sementara Kabupaten Gresik dialokasikan menerima total 9.825 ton.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto menyampaikan bahwa aspirasi Pemerintah Kabupaten Gresik telah dibahas dalam Panja Pupuk dan kini masuk dalam rekomendasi subsidi nasional.

Dalam kunjungan reses Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu, ia menjelaskan bahwa alokasi subsidi pupuk untuk sektor perikanan budidaya mencapai sekitar 295 ribu ton secara nasional.

Kebijakan ini menjadi langkah penting yang telah lama dinantikan para petambak dan diyakini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Ia menegaskan distribusi pupuk harus tepat sasaran hingga ke tingkat petambak, disertai pengawasan penyaluran yang kuat di lapangan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas sinergi DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Yang terpenting adalah kepastian pupuk. Terima kasih atas perhatian dan keberpihakan kepada petambak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Gresik memiliki luasan tambak yang besar dan masyarakat menggantungkan hidup dari sektor budi daya. Perputaran ekonomi pesisir sangat dipengaruhi produktivitas tambak, sehingga dukungan pupuk menjadi faktor strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha tradisional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong geliat budidaya perikanan, termasuk yang dikelola oleh petambak tradisional. Bantuan pupuk subsidi untuk budi daya diyakini akan meningkatkan produktivitas petambak trandisional di Indonesia.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB