Indonesia Amati Dampak Putusan Mahkamah Agung AS soal Tarif Resiprokal Trump

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus mencermati perkembangan terbaru di Amerika Serikat menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal era Donald Trump.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan bahwa kelanjutan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Republik Indonesia dan Amerika Serikat masih bergantung pada keputusan kedua negara.

“Pada prinsipnya Indonesia akan mengamati terus kondisi terkini yang berkembang. Kelanjutan ART tetap bergantung pada keputusan kedua belah pihak,” ujar Haryo dalam pernyataan resminya, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa dari sisi Indonesia, perjanjian tersebut masih memerlukan proses ratifikasi sehingga belum dapat langsung diberlakukan.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga harus menempuh prosedur domestik yang berlaku, terlebih dengan adanya perkembangan hukum terbaru di negaranya.

Putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif resiprokal sebelumnya dinilai berpotensi memengaruhi arah kebijakan perdagangan Negeri Paman Sam, termasuk terhadap mitra dagang strategis seperti Indonesia.

Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa komunikasi bilateral akan tetap berjalan.

“Akan ada pembicaraan selanjutnya antar kedua pihak terhadap segala keputusan yang diambil, dan Indonesia akan tetap mengutamakan kepentingan serta kebutuhan nasional ke depannya,” kata Haryo.

Berita Terkait

Jasa Marga Catat 1,3 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H-4 Idulfitri
6 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum untuk Mudik, Naik 10,98% dari Tahun Lalu
Telkom Akses Kerahkan 20 Ribu Teknisi Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri
Prabowo Kaji Pangkas Gaji Anggota DPR dan Kabinet Imbas Konflik Timur Tengah
4 Siasat Agar Duit THR Tidak Sekadar Numpang Lewat
Skenario Terburuk Bitcoin Jika Minyak Naik ke $200 karena Perang Iran-AS
812 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Pada H-10 Sampai H-6 Libur Idulfitri
Kemenhub Pantau Dampak Konflik Timur Tengah pada Penerbangan

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:38 WIB

Jasa Marga Catat 1,3 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H-4 Idulfitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:00 WIB

6 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum untuk Mudik, Naik 10,98% dari Tahun Lalu

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:14 WIB

Telkom Akses Kerahkan 20 Ribu Teknisi Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Kaji Pangkas Gaji Anggota DPR dan Kabinet Imbas Konflik Timur Tengah

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:57 WIB

4 Siasat Agar Duit THR Tidak Sekadar Numpang Lewat

Berita Terbaru