Calon Jemaah Haji Aceh Kini Bisa Manasik di Dalam Pesawat, Simak Fasilitasnya!

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, meresmikan pesawat hibah dari Garuda Indonesia yang kini ditempatkan di Asrama Haji Kelas I Aceh, Minggu (15/2/2026).

Kehadiran pesawat ini diharapkan memberikan pengalaman manasik yang lebih nyata dan komprehensif bagi calon jemaah haji asal Aceh.

Peresmian dilakukan bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wamenhaj menegaskan bahwa pesawat ini bukan sekadar simbol sejarah, tetapi fasilitas pembelajaran yang akan membantu jemaah lebih siap secara mental dan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Pesawat ini kami hadirkan agar jemaah bisa merasakan langsung suasana penerbangan haji. Dengan begitu, saat hari keberangkatan tiba, jemaah sudah lebih tenang, tidak cemas, dan memahami apa yang harus dilakukan,” ujar Dahnil.

Menurutnya, masyarakat Aceh memiliki ikatan historis kuat dengan lahirnya maskapai nasional melalui pesawat pertama, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal penerbangan nasional.

Karena itu, penempatan pesawat di Aceh juga merupakan bentuk penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Aceh.

“Sejarah mencatat, pesawat Garuda pertama lahir dari dukungan rakyat Aceh. Maka hari ini, pemerintah ingin memberikan penghormatan sekaligus manfaat nyata bagi jemaah Aceh,” tambahnya.

Pesawat jenis Boeing 737 yang sebelumnya dioperasikan oleh Citilink ini telah dirakit kembali dan dilengkapi fasilitas pendukung sehingga menyerupai kondisi pesawat aktif.

Nantinya, calon jemaah dapat mempraktikkan secara langsung proses masuk kabin, penyimpanan barang, penggunaan sabuk pengaman, hingga simulasi prosedur selama penerbangan.

“Manasik tidak hanya soal rukun dan wajib haji, tetapi juga kesiapan perjalanan. Kita ingin jemaah, khususnya lansia, merasa aman dan percaya diri sejak dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci,” tutup Dahnil.

Dengan fasilitas ini, jemaah—terutama lanjut usia—diharapkan semakin siap, nyaman, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah haji.

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB