Rano Karno Bakal Sanksi Pelaku Usaha yang Tak Patuhi Aturan Selama Ramdan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jaktara – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengingatkan para pelaku usaha kuliner dan hiburan agar mematuhi aturan operasional selama Ramadan yang telah diberlakukan.

Apabila nantinya kedapatan masih ada yang melanggar, Rano mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan memberi sanksi teguran hingga penutupan tempat usaha.

“Artinya, kita sebagai pemerintah daerah, Pak Gubernur tidak boleh bosan mengingatkan,” ujarnya di Cengkareng, Rabu (17/2/2026).

Rano menyampaikan, aturan terkait operasional usaha kuliner selama Ramadan sebenarnya bukan hal baru.

Setiap daerah di Indonesia juga hampir memberlakukan aturan ini agar pelaku usaha kuliner menghormati bulan suci Ramadan dengan menutup tirai tempat usahanya.

Sedangkan terhadap pelaku usaha tempat hiburan, sambung Rano, jajaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menerbitkan Pengumuman Nomor e-0038/PW.01.02 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada bulan suci.

Namun diakui Rano, ada saja oknum pelaku usaha yang nakal dan coba-coba tidak mematuhi aturan tersebut.

Terhadap mereka, Satpol PP akan terus melakukan pengawasan dan mengingatkan agar memenuhi aturan.

Akan tetapi, bila nantinya sudah diberikan teguran mereka tidak juga mengindahkan, Rano mempersilakan jajaran Satpol PP menindak tegas dengan mengenakan sanksi hingga penutupan jika dibutuhkan.

Bagi organisasi masyarakat pun ditegaskan adanya larangan melakukan sweeping.

Rano mengakui, Ramadan dan hari raya Idulfitri merupakan mentum bagi sebagian pelaku usaha untuk meraup keuntungan. Namun, mereka diminta harus tetap mematuhi aturan yang berlaku dan menjaga ketertiban umum.

Karena itu, terhadap jajaran Satpol PP, Rano mengaku telah berpesan agar mereka memberi ruang, namun tetap menjaga ketertiban.

ebagai contoh di kawasan Pasar Tanah Abang yang sebelumnya relatif tidak ramai pengunjung akan membludak saat Ramadan ini.

“Nah kita himbau aja, yuk kita atur gi mana caranya. Kalau seminggu dua minggu enggak bisa, terpaksa harus kita tindak,” tandasnya

Penulis : Tasya

Editor : Wira Dika

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Nilai Integrasi Aglomerasi Akan Tentukan Masa Depan Jakarta
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System Buat Perkuat Ekosistem Kota
Pemprov DKI Pastikan Stok Minyakita Aman
Pemrpov DKI Kembali Gelar HBKB di Rasuna Said Mulai 7 Juni
Kurangi Kemacetan, Pramono Kampanyekan ‘Ayo Naik Transum Jakarta’
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas, Tegaskan Komitmen Bela Rakyat
Pemprov DKI Beri Santunan Guru & Kader Jumantik Korban Kecelakaan KA di Bekasi
Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Kecelakaan KRL Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Integrasi Aglomerasi Akan Tentukan Masa Depan Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:35 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System Buat Perkuat Ekosistem Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:31 WIB

Pemprov DKI Pastikan Stok Minyakita Aman

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pemrpov DKI Kembali Gelar HBKB di Rasuna Said Mulai 7 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:36 WIB

Kurangi Kemacetan, Pramono Kampanyekan ‘Ayo Naik Transum Jakarta’

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dan Pertamax Green Rp17.000 per Liter

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:55 WIB

Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Naikan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:59 WIB